Itera Identifikasi Benda Antariksa di Langit Lampung Badan Roket CZ-3B R/B Milik Tiongkok
Darilaut – Tim Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) berhasil mengidentifikasi fenomena benda jatuh yang terlihat di langit Lampung pada Sabtu (4/4) malam. Benda tersebut sampah antariksa (space debris) berupa sisa badan roket CZ-3B R/B milik Tiongkok.
Fenomena cahaya kemerahan yang disertai dentuman itu dipastikan merupakan peristiwa masuk kembali (re-entry) objek buatan ke atmosfer Bumi.
Kepala Pusat OAIL Itera, Dr. Annisa Novia Indra Putri, menjelaskan bahwa objek CZ-3B R/B merupakan bagian dari roket Long March 3B yang sebelumnya digunakan dalam misi peluncuran satelit oleh Tiongkok pada 23 Januari 2025.
Setelah menyelesaikan tugasnya, menurut Dr. Annisa, bagian roket tersebut tetap berada di orbit rendah Bumi (Low Earth Orbit/LEO) sebelum akhirnya mengalami penurunan ketinggian akibat gaya hambat atmosfer.
“Ketika benda angkasa memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi, gesekan dengan partikel udara menyebabkan suhu meningkat dan memicu proses pembakaran,” ujar Dr. Annisa, seperti dikutip dari Itera.ac.id.
Identifikasi sebagai sampah antariksa diperkuat oleh laporan visual dan dokumentasi masyarakat. Fenomena tersebut memiliki ciri durasi relatif panjang, kecepatan lebih lambat dibanding meteor, adanya fragmentasi cahaya yang bergerak searah, serta lintasan yang cenderung horizontal. Karakteristik ini membedakannya dari objek alami seperti meteor atau komet.




