Darilaut – Tim Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sedang mengembangkan limbah kulit nanas (Ananas comosus) untuk dijadikan pembasmi jentik nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).
Produk yang disebut Aqola Bomb telah diperkenalkan saat sosialisasi dan launching di Desa Langge, Kecamatan Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Aqola Bomb hadir sebagai alternatif larvasida alami yang aman bagi lingkungan dan memiliki efektivitas tinggi dalam membunuh jentik nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi vektor utama penyebaran DBD.
Inovasi ini hasil riset tim Farmasi FOK UNG yang didampingi Apt. Dizky Ramadani Putri Papeo, M.S.Farm.
Infeksi demam berdarah dengue tidak hanya berdampak pada penurunan trombosit, akan tetapi dapat memicu gangguan irama jantung yang menyerupai serangan jantung.

Peneliti Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Muchtar Nora Ismail Siregar dan Jasmine Ibtisamah Alkatiri dari Rumah Sakit Umum Aloei Saboe, Kota Gorontalo, telah memublikasikan temuan ini di International Journal of Cardiovascular Sciences tahun 2025.
Studi tersebut mengulas kasus seorang perempuan berusia 50 tahun di Gorontalo yang dirawat akibat dengue. Pasien datang dengan keluhan demam tinggi, nyeri otot, nyeri sendi, sakit kepala, dan kelelahan.




