Tahun 2022, BRIN bersama PT NCU kembali menandatangani perjanjian kerja sama tentang pengembangan formulasi prototipe kapsul lunak berbahan baku rumput laut.
Penandatanganan ini dilakukan di Gedung Laboratorium Pengembangan Teknik Industri Agro dan Biomedika, PUSPIPTEK, Serpong, pada Rabu (19/1).
BRIN memang mencari mitra industri dalam rangka hilirisasi hasil riset kapsul laut berbasis rumput laut dengan tujuan upscale ke jumlah produksi yang lebih besar.
“Kerjasama ini memiliki prospek yang bagus dan tujuan akhirnya adalah hilirisasi kapsul lunak berbasis rumput laut ke masyarakat,” katanya.
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menjelaskan semua fasilitas yang dimiliki BRIN bisa dipergunakan oleh masyarakat luas, khususnya industri yang mau bekerjasama dalam bidang riset pengembangan produk.
Direktur PT NCU Vincent Hasan mengatakan pihaknya merasa tertantang ketika diajak melakukan kerjasama riset kapsul lunak berbasis rumput laut bersama dengan BRIN.
“Dengan teknologi dan sumber daya manusia yang dimiliki NCU dan BRIN, kita telah berhasil menemukan formulasi yang tepat. Kapsul laut tersebut juga telah kami isi dengan sunflower dan soybean,” ujarnya.
Vincent berkomitmen untuk melanjutkan pengembangan riset kapsul lunak bersama BRIN, terlebih menggunakan bahan baku berbasis tumbuhan, yakni rumput laut.





Komentar tentang post