Senin, Mei 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Karya Pramoedya Ananta Toer Menyajikan Perspektif Sejarah Berbeda

redaksi
10 Maret 2025
Kategori : Berita
0
Karya Pramoedya Ananta Toer Menyajikan Perspektif Sejarah Berbeda

Karya-karya Pramoedya Ananta Toer. FOTO: DARILAUT.ID

Melalui karyanya, Pram tidak hanya menyajikan kritik terhadap kolonialisme, tetapi juga mengajak untuk merefleksikan ulang arah bangsa setelah kemerdekaan.

Imajinasi historis yang ditawarkan, menjadi alat penting untuk memahami identitas nasional dan mencari jalan keluar dari kemunduran sosial serta politik yang terus berulang.

Selanjutnya, Sumit Mandal dari National University of Singapore (NUS) menyoroti tentang keberagaman etnis dan budaya yang diakui sejak awal pembentukan negara bangsa seperti Indonesia dan Malaysia, tetapi dipahami dengan cara berbeda.

Menurut Sumit, Indonesia mengedepankan nasionalisme yang menyamaratakan identitas, sementara Malaysia mempertahankan identitas etnis secara terpisah.

“Pram dianggap sebagai penulis yang menawarkan pemahaman unik tentang keberagaman Indonesia. Ia melihat Indonesia sebagai hasil proses sejarah panjang yang mencakup berbagai pengaruh budaya, termasuk Cina,” ujar Sumit.

Dalam karyanya seperti Hoa Kiau di Indonesia, Pram menegaskan, masyarakat Cina merupakan bagian integral dari sejarah Indonesia bukan sekadar minoritas yang terpinggirkan.

Tulisan Pram mencerminkan perspektif “nasionalis” yang fokus pada pembentukan masyarakat negara bangsa.

Pram juga mengaburkan batas antara sejarah dan fiksi. Dan meyakini bahwa sejarah harus ditulis dengan kreativitas agar lebih menarik dan membangkitkan kesadaran.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: BRINPramoedya Ananta Toer
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Menggali Gagasan Sejarah dan Kemanusian dari Karya Sastra Pramoedya Ananta Toer

Next Post

Dilarang Beredar, Karya Pramoedya Ananta Toer Tetap Populer di Kalangan Generasi Muda

Postingan Terkait

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

25 Mei 2026
Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

25 Mei 2026

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Next Post
Dilarang Beredar, Karya Pramoedya Ananta Toer Tetap Populer di Kalangan Generasi Muda

Dilarang Beredar, Karya Pramoedya Ananta Toer Tetap Populer di Kalangan Generasi Muda

TERBARU

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

AmsiNews

REKOMENDASI

Informasi Iklim Akan Mendukung Kota yang Lebih Sehat

Bibit 98W di Utara Indonesia Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Pemesanan Tiket Kapal Penyeberangan Online Mudahkan Prediksi Jam Puncak

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

Ada di Teluk Tomini Hiu Paus Belum Terlihat di Botubarani

Badai Tropis Bualoi Terbentuk di Barat Laut Palau, Pendaratan Mengarah ke Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.