Selasa, September 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kearifan Lokal Relevan Sebagai Landasan Konservasi Laut di Indonesia

redaksi
23 November 2025
Kategori : Berita, Konservasi
0
Penanaman Mangrove dengan Sistem Rumpun Berjarak

Penanaman mangrove. FOTO: DARILAUT.ID

Kepala Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan BRIN, Sastri Sunarti, menggarisbawahi peran strategis pengetahuan ekologis yang terkandung dalam tradisi lisan.

“Para pembicara hari ini membawa pengetahuan luar biasa tentang bagaimana masyarakat adat menjaga lingkungan melalui tradisi yang hidup turun-temurun,” ujarnya.

Sastri mendorong penguatan dokumentasi, kolaborasi riset, dan perlindungan terhadap tradisi yang bernilai ekologis.

Dari Maluku, tokoh adat Pulau Haruku Eliza Marten Kissya (Opa Eli) menjelaskan bagaimana sistem sasi berfungsi sebagai mekanisme sosial-ekologis yang menjaga pemanfaatan sumber daya laut, sungai, dan hutan selama berabad-abad.

Sasi menjadi kerangka etika untuk memastikan keberlanjutan generasi mendatang.

Di Maluku, langkah-langkah konservasi yang dijalankan Kewang Haruku, mulai dari penanaman bakau, penangkaran burung melew, penyelamatan penyu, hingga transplantasi terumbu karang, serta pembinaan kewang kecil bagi generasi muda penjaga lingkungan.

Dari Malaysia, Mohammad Husri Morni memaparkan tradisi Tibau masyarakat Melanau di Sarawak, sebuah permainan ritual raksasa yang diikat oleh pantang larang dan nilai-nilai lisan untuk menjaga keseimbangan antara manusia dan laut.

Meskipun kini tampil sebagai atraksi budaya, nilai fundamentalnya tetap terjaga: laut dipandang sebagai entitas hidup yang harus dihormati dan dirawat.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: BRINEliza Marten KissyaKearifan LokalMalukuSasi
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pekan Seni Mahasiswa FEB 2025 Sukses Digelar, Ratusan Mahasiswa Saksikan Aksi Kreatif Peserta

Next Post

Kearifan Lokal Itu Warisan Pengetahuan Ekologis

Postingan Terkait

Bara Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Kalimantan

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

8 September 2026
Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

8 September 2026

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Dua Klaster

2.961 penerbangan dan 341.000 penumpang Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Bara Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Kalimantan

Jalur Penyeberangan Selat Sunda Tidak Terganggu Letusan Gunung Anak Krakatau

8 Bandara Ditutup Sementara, BMKG Terus Memantau Pergerakan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Next Post
BRIN Buka Pendanaan Riset Keanekaragaman Hayati

Kearifan Lokal Itu Warisan Pengetahuan Ekologis

TERBARU

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Dua Klaster

2.961 penerbangan dan 341.000 penumpang Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Bara Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Kalimantan

AmsiNews

REKOMENDASI

Perikanan dan Pariwisata Berkelanjutan di Perairan Bali

Setelah Menghantam Honshu Topan Lan Bergerak ke Utara di Laut Jepang

270 Kasus Penyelundupan Benih Lobster Berhasil Digagalkan

Banjir Bandang Luwu Utara, Korban Meninggal Bertambah

Kapal Pesiar Panama Ditemukan Masih Terbakar di Perairan Tanjung Berakit

Physalia physalis, Spesies Ubur-Ubur Paling Berbahaya di Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.