Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kearifan Lokal Itu Warisan Pengetahuan Ekologis

redaksi
24 November 2025
Kategori : Berita, Konservasi
0
BRIN Buka Pendanaan Riset Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati pada ekosistem terumbu karang (coral reef). FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Helmina Kastanya, mengatakan, pengetahuan adat sangat relevan dalam merespons situasi tersebut.

“Kearifan lokal adalah warisan pengetahuan ekologis yang lahir dari interaksi panjang manusia dengan alam,” ujarnya.

Data global menunjukkan kondisi lingkungan dunia yang semakin mengkhawatirkan: hilangnya 178 juta hektare hutan dalam tiga dekade terakhir, hanya 8,4 persen wilayah laut dunia yang terlindungi, kerusakan terumbu karang Indonesia mencapai 30–35 persen, dan sampah plastik di laut mencapai 3,2 juta ton per tahun.

Helmina mengintegrasikan perspektif ilmiah dengan praktik lokal. Praktik sasi, lili fuk, serta pembagian zonasi laut adat di Lembata dan Masela yang terbukti menjaga ekosistem secara alami.

Ia menyoroti tantangan yang dihadapi masyarakat adat, mulai dari minimnya regenerasi pewaris tradisi hingga belum adanya payung hukum nasional yang melindungi masyarakat adat meski RUU-nya telah diajukan sejak 2003.

“Lebih baik melakukan hal kecil tetapi berdampak daripada melakukan hal besar tetapi tidak berdampak,” ujarnya.

Tokoh adat Pulau Haruku Eliza Marten Kissya (Opa Eli) menjelaskan bagaimana sistem sasi berfungsi sebagai mekanisme sosial-ekologis yang menjaga pemanfaatan sumber daya laut, sungai, dan hutan selama berabad-abad.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINKearifan LokalSasi
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Kearifan Lokal Relevan Sebagai Landasan Konservasi Laut di Indonesia

Next Post

Siklon Tropis Fina Menguat di Laut Timor, Mendekati Pendaratan di Kimberley Australia

Postingan Terkait

BMKG: Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

20 April 2026
Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Next Post
Siklon Tropis Fina Menguat di Laut Timor, Mendekati Pendaratan di Kimberley Australia

Siklon Tropis Fina Menguat di Laut Timor, Mendekati Pendaratan di Kimberley Australia

TERBARU

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

AmsiNews

REKOMENDASI

Sektor Bangunan Menyumbang Emisi Karbon Dioksida 10 Gigaton

Luncuran Awan Panas Guguran Gunung Semeru Sejauh 19 Kilometer

Mikroplastik Mampu Masuk Aliran Darah Manusia

Pemantauan Gerhana Bulan Total di Pantai Ancol dan Lembang

UNG Dirikan Pusat Studi Lingkungan Belajar dan STEM, Dukung Program Prioritas Presiden

Hiu Paus 7,4 Meter Mati di Pesisir Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.