“Bagaimana pemenuhan dokter spesialis ini khususbya kawasan Teluk Tomini, UNG dipercayakan untuk program studi Anestesiologi dan Terapi Intensif,” kata Rektor.
”Insya Allah ke depan akan menghasilkan spesialis anestesi.”
Menurut Rektor prodi ini menjawab kekurangan dokter spesialis untuk kebutuhan di daerah. UNG akan mengawal pengembangan dokter spesialis ini agar dapat berkontribusi untuk masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Gorontalo Gusnar Ismail menyoroti mahalnya Pendidikan kedokteran di Indonesia.
Pendidikan tinggimasih dalam suasana yang mahal, apalagi pendidikan di fakultas kedokteran.
Perhatian Kemdiktisaintek di Gorontalo sangat besar, di tengah keterbatasan anggaran, ”ini rahmat besar,” kata Gubernur Gorontalo.
Dari Fakukltas Kedokteran UNG, ”terjadi lompatan” untuk prodi Anestesiologi. Pemerintah Provinsi Gorontalo, kata Gusnar, akan memberikan dukungan untuk UNG.
Gubernur Gorontalo mendorong UNG untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi lainnya, termasuk dengan swasta.
Hadir dalam acara peluncuran yang mewakili Rektor Unsrat, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas M.T. Mopili, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu, Wakil Bupati Pohuwato Iwan Adam dan sejumlah pejabat kabupaten dan kota se Provinsi Gorontalo, serta Fakultas Kedokteran lainnya secara online. (VM)




