Kapal patroli ini dirancang untuk melaksanakan kegiatan penegakan hukum dan pemberian pertolongan musibah di laut yang mempunyai kecepatan tinggi.
Kapal berbentuk lambung deep “V” dan bottom dengan sudut trim dan tinggi metacentric yang baik, serta berkemampuan olah gerak maupun manouveribility dan stabilitas yang prima.
Ahmad mengatakan, saat ini Direktorat KPLP memiliki Kapal Patroli berjumlah 378 unit dengan berbagai macam kelas.
Pembangunan kapal memanfaatkan pemberdayaan tenaga kerja lokal. Sehingga mereka tetap produktif guna memberikan tambahan pendapatan dan meningkatkan daya beli sehingga dapat mendorong perekonomian setempat terutama di masa pandemi Covid-19.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut melalui Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Andi Hartono mengatakan, sebagai bentuk komitmen serta tanggung jawab terhadap perwujudan keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus berupaya meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana transportasi secara berkesinambungan. Termasuk di antaranya pembangunan Kapal Patroli.
Kapal patroli KNP 378 dibuat oleh perusahaan galangan kapal nasional dengan total anggaran sebesar Rp 25,8 M. Kapal dibuat dari bahan Aluminium.





Komentar tentang post