Hal ini untuk menghindari terjadi kumpulan massa di tempat-tempat pembelian tiket. Kepada seluruh pihak untuk menjaga betul penerapan protokol kesehatan supaya tidak terjadi penyebaran yang signifikan akibat kumpulan massa.
Dirjen Agus mengatakan, prediksi angkutan laut Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 kali ini pasti akan jauh menurun dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, beberapa tempat rasanya tetap harus diwaspadai, terutama di daerah Sulawesi Utara, NTT, Maluku dan Papua.
Pelaksanaan rampcheck di wilayah tersebut, kata Agus, diprioritaskan dan juga tempat-tempat wisata guna memastikan seluruh armada kapal dalam keadaan laik laut.
“Banyak orang yang cenderung sudah jenuh di rumah, ketika libur panjang tiba mereka akan berlibur ke tempat-tempat wisata. Tempat wisata perlu juga diantisipasi supaya bisa nanti kita antisipasi sebaik-baiknya,” katanya.
Sehubungan dengan hal itu, sesuai dengan Intruksi Dirjen Perhubungan Laut Nomor: HK.211/5/16/DJPL/2020 tentang Pemeriksaan Kelaiklautan Kapal Penumpang Dalam Rangka Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, diinstruksikan kepada para Kepala Kantor Kesyahbandaran, Kepala KSOP Khusus Batam, Kepala KSOP Kelas I s/d IV dan Kepala UPP Kelas I s/d III untuk melaksanakan uji kelaiklautan kapal terhadap seluruh kapal yang berada/beropersi di wilayah kerjanya.





Komentar tentang post