Kamis, Juli 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Ini 10 Sungai Tercemar Plastik Terbanyak di Dunia, Citarum Teratas

redaksi
10 Februari 2019
Kategori : Sampah & Polusi
0
Citarum

Sungai Citarum. FOTO: VOA/REUTERS

PERCAYAKAH Anda bahwa 90% plastik di laut hanya berasal dari 10 sungai? Sebanyak 9 sungai terletak di Asia dan salah satunya berbatasan dengan Thailand. Jadi sungai apa paling tercemar plastik di dunia?

Setiap tahun, sebanyak 300 juta ton plastik diproduksi dan 8,8 juta ton dibuang ke laut. Terdapat 40 miliar botol plastik, 100 miliar kantong plastik sekali pakai dan 522 juta item perawatan pribadi.

Yang mengkhawatirkan, 270.000 ton plastik ini hanya melayang di permukaan laut. Itu lebih dari 5 trilyun potongan individu ketika dipecah, tidak termasuk jutaan partikel mikroplastik . Anda mungkin berpikir bahwa 270.000 ton banyak dan Anda pasti benar!

Ini setara dengan 33.750.000 bola bowling, 135.000 mobil, 130.000 kapal berukuran sedang, 1.225 kereta barang atau 36.000 gajah dewasa.

Jumlah sampah plastik saat ini mendatangkan malapetaka pada keanekaragaman hayati laut. Sekitar 700 spesies laut dalam bahaya kepunahan karena polusi plastik.

Sebanyak 100.000 makhluk laut mati karena plastik, sementara dua pertiga ikan di seluruh dunia memakan plastik.

”Pada tahun 2050, akan ada lebih banyak plastik daripada ikan di lautan.” — Eco News.

Ketika tempat penampungan akhir gagal menampung semua sampah, masyarakat beralih ke sungai. Jika dilihat dari atas, sungai-sungai ini seperti lumpur padat dari sampah plastik. Semua sungai ini mengalir ke laut, membawa sampah.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: sampah plastikSungai Citarum
Bagikan16Tweet8KirimKirim
Previous Post

Sore Ini, Kapal Pinisi Tiba di Jailolo

Next Post

KRI Silea-858 Tangkap Kapal di Perairan Pulau Nipah

Postingan Terkait

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

29 Juni 2026
Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

17 Juni 2026

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Next Post
KRI Silea-858

KRI Silea-858 Tangkap Kapal di Perairan Pulau Nipah

Komentar tentang post

TERBARU

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

Pesisir Cina Timur Bersiap Menghadapi Topan Super Bavi

970 Peserta Mengikuti Ujian CBT Seleksi Mandiri UNG 2026

Seleksi Mandiri CBT 2026, Rektor UNG Ingatkan Calon Mahasiswa Percaya Diri

Ratifikasi Konvensi ILO 188/2007 untuk Nelayan dan Pekerja Perikanan, EKOMARIN: Jangan Hanya Capaian Diplomatik di Kertas

AmsiNews

REKOMENDASI

BPBD Kota Gorontalo Bentuk Tim Teknis Pengkajian Kebutuhan Pascabencana

Kondisi Perikanan Tangkap di Indonesia

Hari Burung Bermigrasi Sedunia Fokus pada Air

Ekspor Mutiara Indonesia Naik 350 Persen

Skema Pendanaan Inovatif Untuk Coral Triangle

Gempa Mentawai, Puskesmas Rusak Ringan dan Mercusuar Roboh

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.