Minggu, Juni 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Ini 10 Sungai Tercemar Plastik Terbanyak di Dunia, Citarum Teratas

redaksi
10 Februari 2019
Kategori : Sampah & Polusi
0
Citarum

Sungai Citarum. FOTO: VOA/REUTERS

PERCAYAKAH Anda bahwa 90% plastik di laut hanya berasal dari 10 sungai? Sebanyak 9 sungai terletak di Asia dan salah satunya berbatasan dengan Thailand. Jadi sungai apa paling tercemar plastik di dunia?

Setiap tahun, sebanyak 300 juta ton plastik diproduksi dan 8,8 juta ton dibuang ke laut. Terdapat 40 miliar botol plastik, 100 miliar kantong plastik sekali pakai dan 522 juta item perawatan pribadi.

Yang mengkhawatirkan, 270.000 ton plastik ini hanya melayang di permukaan laut. Itu lebih dari 5 trilyun potongan individu ketika dipecah, tidak termasuk jutaan partikel mikroplastik . Anda mungkin berpikir bahwa 270.000 ton banyak dan Anda pasti benar!

Ini setara dengan 33.750.000 bola bowling, 135.000 mobil, 130.000 kapal berukuran sedang, 1.225 kereta barang atau 36.000 gajah dewasa.

Jumlah sampah plastik saat ini mendatangkan malapetaka pada keanekaragaman hayati laut. Sekitar 700 spesies laut dalam bahaya kepunahan karena polusi plastik.

Sebanyak 100.000 makhluk laut mati karena plastik, sementara dua pertiga ikan di seluruh dunia memakan plastik.

”Pada tahun 2050, akan ada lebih banyak plastik daripada ikan di lautan.” — Eco News.

Ketika tempat penampungan akhir gagal menampung semua sampah, masyarakat beralih ke sungai. Jika dilihat dari atas, sungai-sungai ini seperti lumpur padat dari sampah plastik. Semua sungai ini mengalir ke laut, membawa sampah.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: sampah plastikSungai Citarum
Bagikan16Tweet8KirimKirim
Previous Post

Sore Ini, Kapal Pinisi Tiba di Jailolo

Next Post

KRI Silea-858 Tangkap Kapal di Perairan Pulau Nipah

Postingan Terkait

3 Tahun Darilaut.id

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

11 Juni 2026
Guterres: Terumbu Karang Sekarat, Stok Ikan Runtuh dan Permukaan Laut Naik

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

7 Juni 2026

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Burung Indonesia Promosikan Produk Ramah Lingkungan Berbasis Mangrove di Pohuwato

Next Post
KRI Silea-858

KRI Silea-858 Tangkap Kapal di Perairan Pulau Nipah

Komentar tentang post

TERBARU

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

AmsiNews

REKOMENDASI

KKP Menangkap Pelaku Tanshipment dan Penyuplai BBM ke Kapal Asing

Banjir Kembali Melanda Gorontalo

Ini Analisis Gempa Merusak di Daratan Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah

Menghilang, Babirusa Sulawesi Tak Lagi Ditemukan di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Banyak Hasil Inovasi Perguruan Tinggi Berhenti di Skala Laboratorium

Korban Tewas Topan Yagi di Vietnam Bertambah Menjadi 46 Orang, Hilang 22

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.