Sabtu, Mei 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Ini 10 Sungai Tercemar Plastik Terbanyak di Dunia, Citarum Teratas

redaksi
10 Februari 2019
Kategori : Sampah & Polusi
0
Citarum

Sungai Citarum. FOTO: VOA/REUTERS

PERCAYAKAH Anda bahwa 90% plastik di laut hanya berasal dari 10 sungai? Sebanyak 9 sungai terletak di Asia dan salah satunya berbatasan dengan Thailand. Jadi sungai apa paling tercemar plastik di dunia?

Setiap tahun, sebanyak 300 juta ton plastik diproduksi dan 8,8 juta ton dibuang ke laut. Terdapat 40 miliar botol plastik, 100 miliar kantong plastik sekali pakai dan 522 juta item perawatan pribadi.

Yang mengkhawatirkan, 270.000 ton plastik ini hanya melayang di permukaan laut. Itu lebih dari 5 trilyun potongan individu ketika dipecah, tidak termasuk jutaan partikel mikroplastik . Anda mungkin berpikir bahwa 270.000 ton banyak dan Anda pasti benar!

Ini setara dengan 33.750.000 bola bowling, 135.000 mobil, 130.000 kapal berukuran sedang, 1.225 kereta barang atau 36.000 gajah dewasa.

Jumlah sampah plastik saat ini mendatangkan malapetaka pada keanekaragaman hayati laut. Sekitar 700 spesies laut dalam bahaya kepunahan karena polusi plastik.

Sebanyak 100.000 makhluk laut mati karena plastik, sementara dua pertiga ikan di seluruh dunia memakan plastik.

”Pada tahun 2050, akan ada lebih banyak plastik daripada ikan di lautan.” — Eco News.

Ketika tempat penampungan akhir gagal menampung semua sampah, masyarakat beralih ke sungai. Jika dilihat dari atas, sungai-sungai ini seperti lumpur padat dari sampah plastik. Semua sungai ini mengalir ke laut, membawa sampah.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: sampah plastikSungai Citarum
Bagikan16Tweet8KirimKirim
Previous Post

Sore Ini, Kapal Pinisi Tiba di Jailolo

Next Post

KRI Silea-858 Tangkap Kapal di Perairan Pulau Nipah

Postingan Terkait

Perilaku Konsumsi Junk Food Anak SD di Kabupaten Gorontalo Pengaruh Teman Sebaya dan Iklan

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

16 Mei 2026
Ancaman Sampah Laut: Perubahan Perilaku dan Penyakit Aneh

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

15 Mei 2026

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Burung Indonesia Promosikan Produk Ramah Lingkungan Berbasis Mangrove di Pohuwato

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

PBB Menobatkan 20 Kota Terpilih di Dunia Menuju Nol Limbah, Salah Satunya Kuala Lumpur Malaysia

Next Post
KRI Silea-858

KRI Silea-858 Tangkap Kapal di Perairan Pulau Nipah

Komentar tentang post

TERBARU

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Gorontalo Bahas Jurnalisme Berintegritas di Temu Jurnalis

“HELLO STROKE” Platform Kesehatan Digital Kerja Sama UNG dan Monash University

AmsiNews

REKOMENDASI

Bangunan Berketahanan Iklim Akan Diluncurkan Saat COP28 di Dubai

Depresi Monsoon di Laut Cina Selatan

Kedutaan Besar AS Keluarkan Peringatan Topan Super Nanmadol

Kasus Hepatitis Akut Bertambah

Topan Super Saola Masih Menyerang Wilayah Hong Kong

Konferensi Internasional Mengumumkan Penghapusan Pestisida Berbahaya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.