Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.
Gunung Karangetang
Tingkat aktivitas Level III atau Siaga. Gunung Karangetang dengan tinggi 1784 meter di atas permukaan laut kembali memasuki periode erupsi sejak 25 November 2018.
Erupsi terakhir terjadi pada tanggal 29 November 2019 menghasilkan tinggi kolom erupsi 100 meter di atas puncak.
Gunung api tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca mendung hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah timurlaut dan timur. Suhu udara sekitar 26-29°C.
Melalui rekaman seismograf pada 1 Desember 2020 tercatat 3 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, 1 kali gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali gempa Tektonik Jauh, Tremor Menerus, amplitudo 0.5-4 mm (dominan 4 mm).
Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan tidak mendekati dan tidak melakukan pendakian, serta tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan). Begitupula di area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 km. Dan dari kawah utama sejauh 3 km ke arah barat.
Masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.





Komentar tentang post