Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 1 Maret sebagai Hari Lamun Sedunia (World Seagrass Day). Hal ini untuk meningkatkan kesadaran tentang ancaman terhadap ekosistem lamun.
Pesisir Gorontalo di Teluk Tomini memiliki garis pantai sepanjang 572,5 km, menyimpan potensi sumber daya lamun yang cukup besar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sebaran, kerapatan, dan status kesehatan lamun di Perairan Teluk Tomini Gorontalo.
Terdapat enam lokasi penelitian di perairan Kota Gorontalo dan di Kabupaten Gorontalo. Lokasi ini mencakup (1) Pantai Leato Selatan Kecamatan Dumbo Raya, (2) Pantai Leato Utara Kecamatan Dumbo Raya, dan (3) Pantai Tanjung Kramat Kecamatan Hulonthalangi.
Kemudian, (4) Pantai Taula’a Kecamatan Bilato, (5) Pantai Biluhu Timur Kecamatan Batudaa Pantai, dan (6) Pantai Botuboluo, Kecamatan Biluhu.
Penelitian ini dengan mengidentifikasi dan mencatat lamun dengan menggunakan metode kuadrat pada transek sepanjang 100 m sejajar garis pantai dan kajian status kesehatan lamun melalui analisis tutupan lamun.

Pengambilan sampel lamun dilakukan pada transek garis sepanjang 100 m sejajar garis pantai. Titik awal transek diletakkan pada jarak 5-10 m dari lokasi pertama kali ditemukannya lamun.
Transek garis dibentangkan berulang kali menyesuaikan panjang kawasan lamun yang ada pada lokasi penelitian. Jarak antara transek garis yang satu dengan lainnya adalah 20 m.




