Rabu, Oktober 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kurikulum Kemaritiman dan Bencana

redaksi
13 November 2018
Kategori : Berita
0
Kurikulum Kemaritiman

FOTO: KEMENKO KEMARITIMAN

Surabaya – Sejak 2017, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman telah mengembangkan kurikulum maritim dan bencana.

“Dalam kurikulum kemaritiman tidak hanya menanamkan kembali budaya maritim, melainkan juga mengajarkan tanggap bencana sejak dini,” kata Asisten Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Kemaritiman Tb Haeru Rahayu, Sabtu (10/11).

Menurut Tb Haeru, kurikulum ini sangat penting mengingat posisi geografis Indonesia yang berada dalam pertemuan sirkum pasifik dan sirkum mediterania. Karena itu, negara Indonesia dikaruniai kesuburan dan kekayaan sumber daya alam, sekaligus rentan bencana alam.

Dalam pengembangan kurikulum ini, Kemenko Kemaritiman bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kurikulum kemaritiman, saat ini, telah memasuki uji coba implementasi melalui pilot project di sekolah-sekolah.

Kemenko Kemaritim terus mengawal implementasi kurikulum ini melalui monitoring dan evaluasi secara berkala bersama mitra kerja.

Berkaitan dengan kearifan lokal tanggap bencana, kata Tb Haeru, telah diajarkan secara tradisi turun temurun. Hal ini menjadi akar dalam muatan tanggap bencana yang ada dalam kurikulum kemaritiman.

“Kita mengemasnya dalam konsep kekinian, sesuai pola belajar zaman sekarang. Karena sekarang kita sudah masuk ke era digital yah,” ujarnya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KemendikbudKemenko KemaritimanKurikulum Kemaritiman
Bagikan13Tweet2KirimKirim
Previous Post

Bila Musim Ubur-Ubur Tiba

Next Post

Kurikulum Kemaritiman Sudah Diterapkan di 48 Sekolah

Postingan Terkait

Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

28 Oktober 2026
Peringatan Dini dan Tindakan Berbasis Dampak di Provinsi Cao Bang Vietnam

Peringatan Dini dan Tindakan Berbasis Dampak di Provinsi Cao Bang Vietnam

28 Oktober 2026

Topan Menghancurkan Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang, Vietnam Perkuat Peringatan Dini

UNG Terima Penghargaan Sebagai Kampus Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat

Lonjakan Karbon Dioksida Bersamaan dengan Fenomena El Niño

Masa Hidup Sulfur Heksafluorida di Atmosfer Lebih Dari 1.000 Tahun, Memiliki Potensi Pemanasan Global

Gas Rumah Kaca Mencapai Rekor Tertinggi

Keberadaan Teripang di Balik Mosaik Habitat Lamun Teluk Tomini

Next Post
Kurikulm Kemaritiman

Kurikulum Kemaritiman Sudah Diterapkan di 48 Sekolah

Komentar tentang post

TERBARU

Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

Peringatan Dini dan Tindakan Berbasis Dampak di Provinsi Cao Bang Vietnam

Topan Menghancurkan Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang, Vietnam Perkuat Peringatan Dini

UNG Terima Penghargaan Sebagai Kampus Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat

Lonjakan Karbon Dioksida Bersamaan dengan Fenomena El Niño

Masa Hidup Sulfur Heksafluorida di Atmosfer Lebih Dari 1.000 Tahun, Memiliki Potensi Pemanasan Global

AmsiNews

REKOMENDASI

KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Berbendera Malaysia

Jejak Kematian dan Kehancuran Akibat Banjir di KwaZulu-Natal, Afrika Selatan

Indonesia Kirim Bantuan ke Pakistan, Masalah Kesehatan Jadi Perhatian

Regulasi Sedimentasi Melindungi Pengambilan Pasir Laut Secara Ilegal

Korban Tewas Gempa Dahsyat di Maroko Lebih 1000 Orang

Menikmati Panorama Atol Pulo Cinta Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.