Senin, Agustus 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kurikulum Kemaritiman dan Bencana

redaksi
13 November 2018
Kategori : Berita
0
Kurikulum Kemaritiman

FOTO: KEMENKO KEMARITIMAN

Surabaya – Sejak 2017, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman telah mengembangkan kurikulum maritim dan bencana.

“Dalam kurikulum kemaritiman tidak hanya menanamkan kembali budaya maritim, melainkan juga mengajarkan tanggap bencana sejak dini,” kata Asisten Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Kemaritiman Tb Haeru Rahayu, Sabtu (10/11).

Menurut Tb Haeru, kurikulum ini sangat penting mengingat posisi geografis Indonesia yang berada dalam pertemuan sirkum pasifik dan sirkum mediterania. Karena itu, negara Indonesia dikaruniai kesuburan dan kekayaan sumber daya alam, sekaligus rentan bencana alam.

Dalam pengembangan kurikulum ini, Kemenko Kemaritiman bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kurikulum kemaritiman, saat ini, telah memasuki uji coba implementasi melalui pilot project di sekolah-sekolah.

Kemenko Kemaritim terus mengawal implementasi kurikulum ini melalui monitoring dan evaluasi secara berkala bersama mitra kerja.

Berkaitan dengan kearifan lokal tanggap bencana, kata Tb Haeru, telah diajarkan secara tradisi turun temurun. Hal ini menjadi akar dalam muatan tanggap bencana yang ada dalam kurikulum kemaritiman.

“Kita mengemasnya dalam konsep kekinian, sesuai pola belajar zaman sekarang. Karena sekarang kita sudah masuk ke era digital yah,” ujarnya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KemendikbudKemenko KemaritimanKurikulum Kemaritiman
Bagikan13Tweet2KirimKirim
Previous Post

Bila Musim Ubur-Ubur Tiba

Next Post

Kurikulum Kemaritiman Sudah Diterapkan di 48 Sekolah

Postingan Terkait

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

24 Agustus 2026
Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

24 Agustus 2026

Dukungan Bantuan Untuk Korban Gempa M 7,7 Laut Flores di Pulau Palue NTT

Selama 3 Hari Badai Tropis Narra Berada di Teluk Tonkin, Ribuan Orang Dievakuasi di Vietnam, 1 Meninggal

Tropical Storm Narra Lingers in the Gulf of Tonkin for Three Days

Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Magnitudo 7,7 di NTT 87 Orang, Pengungsi Lebih Dari 150 Ribu Jiwa

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG Perkuat Pendampingan Mahasiswa

Gempa Bumi M 5,4 di Teluk Tomini Akibat Deformasi Batuan Dalam Lempeng, Mekanisme Pergerakan Naik

Next Post
Kurikulm Kemaritiman

Kurikulum Kemaritiman Sudah Diterapkan di 48 Sekolah

Komentar tentang post

TERBARU

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

Dukungan Bantuan Untuk Korban Gempa M 7,7 Laut Flores di Pulau Palue NTT

Selama 3 Hari Badai Tropis Narra Berada di Teluk Tonkin, Ribuan Orang Dievakuasi di Vietnam, 1 Meninggal

Tropical Storm Narra Lingers in the Gulf of Tonkin for Three Days

Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Magnitudo 7,7 di NTT 87 Orang, Pengungsi Lebih Dari 150 Ribu Jiwa

AmsiNews

REKOMENDASI

Merkuri di Tambang Rakyat Enam Provinsi Dibatasi

Pemerintah Menetapkan Awal Ramadan 1444 H Kamis 23 Maret

Program SMART-Fish Beri Keuntungan Bagi Pembudidaya Ikan

Sektor Perkapalan Mesin Perdagangan Global

Pekan Ini Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Kapal MV Nur Allya

Mahasiswa UNG Nurlin Amelia Chelsi Ngadi: Tinggal di Atas Kapal Inti Program Ini

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.