Selasa, Februari 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

La Nina di Samudra Pasifik Transisi Menuju Fase ENSO Netral

redaksi
16 Maret 2025
Kategori : Berita
0
La Nina di Samudra Pasifik Transisi Menuju Fase ENSO Netral

Ilustrasi ketersediaan air. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan fenomena La Nina di Samudra Pasifik telah melakukan transisi menuju fase El Nino Southern Oscillation (ENSO) Netral.

Hal ini berdasarkan monitoring suhu muka laut pada awal Maret 2025.

Sementara itu, di Samudra Hindia, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) juga berada pada fase Netral. Kedua fenomena tersebut (ENSO dan IOD) diprediksi akan tetap berada dalam fase Netral sepanjang musim kemarau 2025.

Menurut Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan, musim kemarau tahun ini dengan kondisi iklim normal, tanpa pengaruh kuat dari iklim laut dari ENSO dan IOD.

Namun demikian, bukan berarti tidak ada hujan karena ada beberapa wilayah Indonesia yang memiliki sifat musim kemarau di atas normal yang memungkinkan menerima akumulasi curah hujan musiman yang lebih tinggi dari biasanya.

Karena tidak adanya dominasi iklim global seperti El Nino, La Nina, dan IOD sehingga “prediksi kami iklim tahun ini normal dan tidak sekering tahun 2023 yang berdampak pada banyak kebakaran hutan dan musim kemarau tahun 2025 cenderung mirip dengan kondisi musim kemarau tahun 2024,” kata Ardhasena.

BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada bulan Juni, Juli, dan Agustus 2025.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGEl NinoENSOLa NinaMusim KemarauWorld Meteorological Organization
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ini Prediksi BMKG untuk Puncak Musim Kemarau 2025

Next Post

Mengatasi Polusi Dari Sampah Elektronik

Postingan Terkait

Arlindo di Selat Lifamatola Pintu Masuk Utama Air Pasifik ke Indonesia hingga Samudra Hindia

Arlindo di Selat Lifamatola Pintu Masuk Utama Air Pasifik ke Indonesia hingga Samudra Hindia

10 Februari 2026
Siklon Tropis Gezani Mendekati Pendaratan di Madagaskar

Siklon Tropis Gezani Mendekati Pendaratan di Madagaskar

10 Februari 2026

UNG Kirim Mahasiswa ke Daerah Bencana di Aceh Tamiang

Siklon Tropis Mitchell Menyusur Dekat Pantai Australia Barat Sejauh 800 km

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Kondisi Cuaca Indonesia Dipengaruhi Dinamika Atmosfer Global dan Lokal Sepekan ke Depan

Siklon Tropis Mitchell  Mendarat di Wilayah Gascoyne Australia Barat

Perempuan Penantang Ombak Togean, Bertaruh Nyali Mencari Gurita

Next Post
Mengatasi Polusi Dari Sampah Elektronik

Mengatasi Polusi Dari Sampah Elektronik

TERBARU

Arlindo di Selat Lifamatola Pintu Masuk Utama Air Pasifik ke Indonesia hingga Samudra Hindia

Siklon Tropis Gezani Mendekati Pendaratan di Madagaskar

UNG Kirim Mahasiswa ke Daerah Bencana di Aceh Tamiang

Siklon Tropis Mitchell Menyusur Dekat Pantai Australia Barat Sejauh 800 km

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Kondisi Cuaca Indonesia Dipengaruhi Dinamika Atmosfer Global dan Lokal Sepekan ke Depan

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Kuat di Selatan Tokyo, Mengarah ke Barat Barat Laut

Menanam Karang di Bunaken

Agresivitas Kapal Ikan Asing di Perairan Natuna Meningkat Tajam

Butuh US$300 Miliar Per Tahun Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Aspal Mentah Mencemari Perairan Nias

Jarang Terlihat di Teluk Tomini Paus Sperma Kerdil Mati Terdampar di Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.