Selasa, Mei 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Vietnam Terbanyak Kapal Pelaku Illegal Fishing

redaksi
24 Agustus 2018
Kategori : Berita
0
Vietnam Terbanyak Kapal Pelaku Illegal Fishing

Kapal berbendera Vietnan ditangkap karena kegiatan penangkapan ikan secara ilegal di Wilayah Pengelolaan Perairan Indonesia. FOTO: DOK. KKP

Jakarta – Dari 488 kapal, Vietnam terbanyak kasus penenggelaman kapal Pelaku Illegal Fishing yang ditangkap Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan secara Ilegal (Satgas 115). Sejak Oktober 2014 sampai pertengahan Agustus 2018, kapal yang berbendera Vietnam sebanyak 276.

Kemudian Filipina 90 kapal, Thailand 50 kapal, Malaysia 41 kapal. Terdapat pula kapal berbendara Indonesia sebanyak 26 kapal. Selanjutnya, Papua Nugini 2 kapal, Tiongkok 1 kapal, Belize 1 kapal dan tanpa negara 1 kapal.

Bertepatan dengan momen kemerdekaan, pada Senin 20 Agustus, Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Satgas 115 telah menenggelamkan sebanyak 125 kapal pelaku Illegal Fishing.

Sesuai asal bendera, kapal yang ditenggelamkan terdiri dari Vietnam berjumlah 86 kapal, Malaysia berjumlah 20 kapal, Filipina berjumlah 14 Kapal, dan Indonesia berjumlah 5 kapal.

Kapal pelaku pencurian ikan ditangkap melalui unsur-unsur Satgas 115, dengan melibatkan TNI Angkatan Laut (TNI AL), Polair Baharkam Kepolisian RI (Polair), Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan Ditjen PSDKP KKP. Kapal ini melakukan berbagai tindak pidana di bidang perikanan, yakni menangkap atau mengangkut ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) Republik Indonesia tanpa SIUP (Surat Izin Usaha Penangkapan).

Kemudian, menangkap ikan di WPPRI tanpa SIPI (Surat Izin Penangkapan Ikan). Selanjutnya, mengangkut ikan tanpa SIKPI (Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan), serta menangkap ikan dengan menggunakan alat penangkapan ikan yang dilarang dan merusak lingkungan.*

 

Tags: illegal fishingKKP
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Pemangku Adat Suku Bantik Tolak Reklamasi di Pesisir Malalayang, Manado

Next Post

Benih Lobster Selundupan Senilai Rp 30 Miliar Dilepas di Pulau Pieh

Postingan Terkait

Bibit 93W di Laut Filipina Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

5 Mei 2026
UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

5 Mei 2026

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

Asia Selatan Bersiap Menghadapi Curah Hujan di Bawah Normal dan El Nino

Next Post
Benih lobster

Benih Lobster Selundupan Senilai Rp 30 Miliar Dilepas di Pulau Pieh

Komentar tentang post

TERBARU

92W Berada di Dekat Palau, 93W Berpeluang Menguat

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Krisis di Pantura Jawa Diperparah Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Tanah

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

AmsiNews

REKOMENDASI

Pemberantasan IUU Fishing, ISKINDO Apresiasi Kesepakatan G20

Siklon Tropis Bianca Terbentuk di Selatan Jawa Barat

Gletser Bukan Hanya Es, Ini Arsip yang Menyimpan Catatan iklim dan Perubahan Planet

Peneliti Jepang Panen Labu Madu Organik yang Dikelola Mahasiswa UNG

Dua Dekan Mendaftar Sebagai Bakal Calon Rektor Universitas Negeri Gorontalo

KRI Sultan Hasanuddin 366 Evakuasi Warga Lebanon di Laut Mediterania

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.