Presiden menceritakan, dirinya tidak sekali dua kali ini mengunjungi Pasar Ikan Muara Baru. Kondisi pasar dulu bau dan sangat becek. Tidak memungkinkan bila memakai sepatu seperti saat peresmian malam itu. Namun sekarang, Pasar Ikan Muara Baru sudah menjadi bangunan dengan fasilitas yang sangat modern.
Pembangunan PIM Muara Baru tidak memerlukan perencanaan yang panjang. Pada Juli 2016, Presiden memerintahkan Menteri Susi agar membangun pasar ikan modern yang bersih seperti yang ada di Tokyo, Jepang, yakni Tsukiji.
Merespon permintaan itu, Menteri Susi langsung menyanggupi hingga dalam waktu 2,5 tahun, PIM Muara Baru rampung didirikan.
“Saya senang. Saya bangga bisa hadir di Pasar Ikan Modern Muara Baru ini,” kata Presiden Jokowi.
Sementara itu, Menteri Susi berpesan agar pasar ikan yang sudah modern secara fisik ini dibarengi dengan pola kerja dan kebiasaan baru para pedagang agar terus bersih, terjaga dan indah. Susi meminta agar para pedagang tidak lagi membiarkan ikan berceceran di lantai seperti dahulu.
“Tadi di sana (lapak ikan) saya sudah bilang ‘kalau buang sampah?’ Ibu-ibu di atas jawab, ‘tenggelamkan!’. Kalau ikan di lantai, bapak-bapak harus jawab?” ujar Susi.
“Tenggelamkan!,” sambut para hadirin diiringi gelak tawa.
PT Perindo sebagai operator pasar juga diminta agar mengelola PIM dengan manajemen yang baik sehingga kualitasnya sebagai pusat perdagangan terus terjaga baik.





Komentar tentang post