Senin, Agustus 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Bisnis dan Investasi

Mirip Kerupuk, Harga Gelembung Renang Capai Rp 50 juta per Kilogram

redaksi
20 Mei 2019
Kategori : Bisnis dan Investasi, Laporan Khusus
0
Mirip Kerupuk, Harga Gelembung Renang Capai Rp 50 juta per Kilogram

FOTO: LOKA PSPL SORONG

Adapula ukuran berat menggunakan ons (1 kilogram = 10 ons). Seperti hasil pengamatan tim enumerator perikanan WWF-Indonesia pada 2018 di Kampung Sidomakmur. Gelembung renang pada ikan kakap cina (ikan conggek, Protonibea sp.) betina dihargai Rp 1,65 juta per ons. Harga gelembung renang ikan conggek jantan mulai dari harga Rp 2,7 juta per ons.

Harga kakap cina jantan lebih mahal lantaran gelembung renang lebih berkualitas, dibandingkan betina. Cara membedakan gelembung ikan jantan dan betina bisa dilihat dari bentuknya. Gelembung jantan memiliki pinggiran yang tipis, namun bagian tengah tebal, sedangkan gelembung betina memiliki permukaan yang cenderung lebih tebal.

Gelembung renang paling mahal pada jenis ikan gulama. Ukuran berat 10 gram harga Rp 20 juta per kilogram dan berat lebih dari 40 gram harganya Rp 50 juta per kilogram.

Harga gelembung renang ini bisa berubah, sesuai dengan kondisi di pasaran.

Yang paling banyak memanfaatkan gelembung renang untuk dikonsumsi adalah Cina. Negara ini termasuk paling besar tujuan ekspor.

Gelembung renang akan diolah menjadi bahan makanan seperti sup. Selain itu, untuk medis kedokteran, gelembung renang digunakan sebagai bahan membuat benang operasi bedah.*

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Gelembung renangharga ikanMerauke
Bagikan147Tweet84KirimKirim
Previous Post

Merauke Mulai Ekspor Gelembung Renang

Next Post

Berlayar Tanpa Mengibarkan Bendera Kapal Ikan Jepang Diberi Peringatan

Postingan Terkait

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

6 Juni 2026
Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

6 Juni 2026

Penyumbang Ekspor Terbesar Provinsi Gorontalo Pelet Kayu, Bukan Jagung dan Ikan

Tahun 2025 Ekspor Pelet Kayu Asal Provinsi Gorontalo Meningkat Menjadi 313,9 Ribu Ton

Komoditas Perikanan Penyumbang Inflasi Provinsi Gorontalo Januari 2026

Inflasi Provinsi Gorontalo 4,53 Persen, Harga Berbagai Komoditas Januari 2026 Naik

Mahasiswa UNG Buka dan Kembangkan Usaha Rintisan Caveins Coffee

Nilai Tukar Petani Provinsi Gorontalo Naik, Tertinggi di Indonesia Timur

Next Post
Berlayar Tanpa Mengibarkan Bendera Kapal Ikan Jepang Diberi Peringatan

Berlayar Tanpa Mengibarkan Bendera Kapal Ikan Jepang Diberi Peringatan

Komentar tentang post

TERBARU

Selama 3 Hari Badai Tropis Narra Berada di Teluk Tonkin, Ribuan Orang Dievakuasi di Vietnam, 1 Meninggal

Tropical Storm Narra Lingers in the Gulf of Tonkin for Three Days

Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Magnitudo 7,7 di NTT 87 Orang, Pengungsi Lebih Dari 150 Ribu Jiwa

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG Perkuat Pendampingan Mahasiswa

Gempa Bumi M 5,4 di Teluk Tomini Akibat Deformasi Batuan Dalam Lempeng, Mekanisme Pergerakan Naik

Badai Tropis Gaenari Akan Melintas di Dekat Taipei Utara Taiwan

AmsiNews

REKOMENDASI

Korban Tewas Gempa Sarangani di Mindanao Meningkat Menjadi 37 Orang

Badai Tropis Parah Menguat Menjadi Topan Nesat di Laut Cina Selatan

BMKG: Potensi Hujan dan Angin Kencang Hingga Awal Agustus

Agregasi Hiu Basking

Puncak Elnino Diperkirakan Bergeser September-Oktober

PT Pelni Terapkan Kehidupan Normal Baru

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.