IKAN-IKAN itu dibiarkan membusuk. Dibuang begitu saja di pantai atau di laut.
Di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, para nelayan memang sengaja membuang ikan berbagai jenis. Padahal, yang dibuang ini termasuk jenis ikan komoditas penting, seperti kakap dan gulama.
Selain tidak dimanfaatkan menjadi ikan asin, di banyak lokasi tak ada pabrik es balok dan cold storage untuk mengawetkan ikan tersebut.
“Nelayan hanya mengambil gelembung renang, banyak ikan dibuang begitu saja,” kata Sekretaris Dinas Perikanan Merauke Leonard Herman, saat pertemuan dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Kemaritiman) dan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rabu (15/5) pekan lalu.
Pertemuan ini berlangsung di Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Merauke. Hadir dalam pertemuan Asisten Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Pelayaran, Perikanan dan Pariwisata Kemenko Kemaritiman Rahman Hidayat dan Direktur Pelabuhan Perikanan DJPT KKP Frits P Lesnussa. Selain itu, satuan kerja dari Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Merauke, PSDKP Merauke dan PPN Merauke.

Gelembung renang pada beberapa jenis ikan menjadi incaran nelayan karena harganya yang cukup tinggi.





Komentar tentang post