Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Laporan Terbaru, Panas Laut Akibat Perubahan Iklim Mempersempit Peluang Pemulihan Terumbu Karang

redaksi
31 Agustus 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
Untuk Memajukan Riset Kelautan, LIPI dan KKP Galang Kerjasama

Asosiasi terumbu karang dan biota laut. FOTO: VERRIANTO MADJOWA/DARILAUT.ID

Estimasi hilangnya tutupan karang keras secara global setelah setiap peristiwa pemutihan karang global:

• Peristiwa Pemutihan Karang Global Pertama (1998–1999): penurunan ~6,5%

• Peristiwa Pemutihan Karang Global Kedua (2010–2011): penurunan ~9,9%

• Peristiwa Pemutihan Karang Global Ketiga (2016–2017): penurunan ~6,6%

• Peristiwa Pemutihan Karang Global Keempat (2023–2024): penurunan ~8,9%

“Dulu, terumbu karang memiliki waktu puluhan tahun untuk pulih setelah peristiwa pemutihan besar. Saat ini, mereka beruntung jika mendapatkan waktu lima atau enam tahun,” ujar Dr. González Rivero.

“Dan bagi banyak terumbu karang yang terdampak gelombang panas laut ekstrem pada tahun 2024, fenomena El Niño tahun ini kemungkinan berarti mereka hanya memiliki waktu sedikit lebih dari satu tahun untuk mulai pulih sebelum kembali diterjang dampak serupa. Hal ini menciptakan pola penurunan bertahap yang semakin sulit dipulihkan seiring dengan terjadinya setiap peristiwa pemutihan.”

Terumbu karang. FOTO: GCRMN

Kemungkinan di Masa Depan

Antara tahun 1980 dan 2024, tutupan karang keras global menurun dari rata-rata 30,2% (periode 1980–2009) menjadi 27,3% (periode 2020–2024), yang mencerminkan penurunan relatif sekitar 9,5%.

Laporan ini mengidentifikasi tekanan panas akibat perubahan iklim sebagai penyebab utama penurunan tersebut.

Halaman 3 dari 5
Sebelumnya12345Selanjutnya
Tags: GCRMNGlobal Coral Reef Monitoring NetworkInternational Coral Reef InitiativePerubahan IklimStatus Terumbu KarangTerumbu Karang
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Permukaan Laut Kini Naik Lebih Cepat

Next Post

Naiknya Permukaan Laut Mengancam Pulau-Pulau Kecil dan Metropolitan

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
Naiknya Permukaan Laut Mengancam Pulau-Pulau Kecil dan Metropolitan

Naiknya Permukaan Laut Mengancam Pulau-Pulau Kecil dan Metropolitan

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

112 Kabupaten dan Kota di Indonesia Tanpa Kasus Positif Covid-19

Teknologi Smart Buoy untuk Keselamatan Pelayaran dan Pemantauan Lingkungan

Bahaya Mikroplastik, Dapat Mengikat Logam Berat dan Mengganggu Reproduksi

Presiden COP28: Saatnya Kita Bersatu Dengan Tanggung Jawab Besar

Prof. Fitryane: Lahan Sangat Kritis di Provinsi Gorontalo Melonjak Empat Kali Lipat

Kurikulum Kemaritiman dan Bencana

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.