Kegiatan belajar mengajar di semua tingkat dihentikan di sekolah-sekolah yang terdampak gempa setelah gempa bumi magnitudo 7,8 mengguncang sebagian Mindanao, kata Departemen Pendidikan (DepEd), Senin.
Gempa yang mengguncang Sarangani dan provinsi-provinsi terdekat terjadi saat kegiatan belajar mengajar resmi dimulai di sekolah-sekolah negeri untuk Tahun Ajaran 2026-2027.
Dalam pesan Viber, Menteri Pendidikan Sonny Angara mengatakan penangguhan kelas diberlakukan untuk memastikan keselamatan siswa sesuai perintah Presiden Ferdinand R. Marcos Jr.
“Sebagian besar sekolah telah menangguhkan kelas sesuai dengan arahan PBBM. Saya berada di Kota Cotabato sekarang, dan tampaknya tidak separah kota-kota lain, tetapi mereka tetap menangguhkan kelas sebagai tindakan pencegahan keselamatan,” katanya kepada Philippine News Agency.




