Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lebih Dari 5.600 Orang Tewas dan Hilang Bencana Ambruknya Gletser di Perbatasan Nepal – Tibet

redaksi
1 September 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
Lebih Dari 5.600 Orang Tewas dan Hilang Bencana Ambruknya Gletser di Perbatasan Nepal – Tibet

Lumpur menyelimuti distrik Nuwakot di wilayah tengah-utara Nepal setelah banjir bandang dahsyat. UNICEF/Laxmi Prasad Ngakhusi

Darilaut – Upaya pencarian dan pertolongan (search and rescue) masih terus berlangsung memasuki hari ke-6 bencana alam mematikan ambruknya gletser disusul tanah longsor dan banjir bandang dahsyat di wilayah Pegunungan Himalaya, perbatasan Nepal dan Tibet – Cina, Rabu (26/8).

Lebih dari 5.600 orang tewas dan hilang, sementara 10.000 orang telah berhasil diselamatkan sejauh ini, termasuk 252 warga negara asing.  

Melansir UN News, jumlah korban tewas yang terkonfirmasi akibat banjir dahsyat di Nepal telah melonjak menjadi 903 orang, dengan lebih dari 4.200 orang masih dinyatakan hilang.

Otoritas Tiongkok melaporkan 16 orang tewas di Cina dan sedikitnya 546 orang masih dinyatakan hilang.

Tim penyelamat dan pekerja kemanusiaan berjuang menembus jalan raya yang terblokir untuk menjangkau wilayah-wilayah yang paling parah terdampak, demikian disampaikan Juru Bicara PBB Stéphane Dujarric pada hari Senin.

Banjir bandang baru-baru ini menjadi bencana alam paling mematikan di Nepal sejak gempa bumi bulan April 2015.

Sedikitnya 65.000 orang membutuhkan bantuan darurat berupa air bersih, sanitasi, dan layanan kebersihan.

Dipicu runtuhnya gletser dan tanah longsor di perbatasan Nepal dan Cina pada hari Rabu, peristiwa ini kini tercatat sebagai bencana alam paling mematikan di Nepal sejak gempa bumi bulan April 2015 yang menewaskan sekitar 9.000 orang.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Banjir NepalEkosistem Pegunungan HimalayaGletser HimalayaNepalPBBRuntuhnya Gletser HimalayaTibet
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Lebih Dari 92 Persen Capaian Kelulusan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker UNG

Next Post

Topan Saudel Belum Punah, Saat Ini Terletak Dekat Hong Kong di Laut Cina Selatan

Postingan Terkait

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026
Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

14 Oktober 2026

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

Next Post
Topan Saudel Belum Punah, Saat Ini Terletak Dekat Hong Kong di Laut Cina Selatan

Topan Saudel Belum Punah, Saat Ini Terletak Dekat Hong Kong di Laut Cina Selatan

TERBARU

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

Kondisi Perikanan Tangkap di Indonesia

Peneliti BRIN Kembangkan Varietas Padi Tahan Kadar Garam Tinggi

KAL Anakonda Tangkap Kapal Berbendera Malaysia

World Oceans Day, IUCN Tingkatkan Ratifikasi Praktik dan Subsidi Perikanan Berkelanjutan

98S Dapat Menjadi Siklon Tropis di Laut Timor

Depresi Tropis Agaton Terbentuk di Perairan Timur Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.