Jumat, Juli 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Keunikan Pembuatan Kapal Layar Pinisi

redaksi
17 Desember 2018
Kategori : Eksplorasi
0
Ekspedisi pinisi

FOTO: DARILAUT.ID

Bulukumba – Ahli perkapalan Dr Bagiyo Suwasono MT FRINA mengatakan, keunikan pembuatan kapal layar pinisi tanpa menggunakan gambar rencana garis air (lines plan) sebagaimana layaknya kapal yang dibangun bangsa Eropa, termasuk perencanaan konstruksi kapal.

“Kapal dibangun berdasarkan kepiawaian pengrajin semata yang diperoleh secara turun temurun dan teknologi pembuatannya sederhana,” kata Bagiyo yang juga anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO), salah satu nara sumber Focus Group Discussion (FGD) di Bulukumba, Sulawesi Selatan, Senin (17/12).

FGD ini dengan tema “Merawat Pinisi sebagai warisan budaya bahari Indonesia.” Kegiatan FGD masih dalam rangkaian program Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa.

Pinisi
FOTO: DOK. TIM EKSPEDISI PINISI BAKTI NUSA

Menurut Bagiyo, sejumlah kapal ukuran besar di atas 100 GT bisa diselesaikan. Hasil penelitian, pemilihan jenis material, dimensi dan model sambungan peletakannya telah sesuai dengan yang disarankan peraturan konstruksi kapal kayu.

Keunikan pembuatan kapal pinisi melalui beberapa tahap utama. Mulai saat mencari kayu sebagai bahan baku pada hari tertentu yang . Tahap kedua, cara menebang, mengeringkan dan memotong kayu. Saat dilakukan pemotongan, lunas diletakkan menghadap Timur Laut.

Selama proses ini, dilakukan ritual-ritual dalam pembuatan pinisi. Kemudian tahap terakhir, saat diluncurkan, diadakan upacara adat.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BulukumbaISKINDOPinisiYayasan Makassar Skalia
Bagikan21Tweet12KirimKirim
Previous Post

Lanal Batam Tangkap Kapal Mongolia

Next Post

Banyak Relawan Berminat Ikut Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
Pinisi

Banyak Relawan Berminat Ikut Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa

Komentar tentang post

TERBARU

Bibit Siklon Tropis 94W Berkembang di Laut Filipina

Topan Super Dolphin Mengarah ke Selatan Jepang, Bawa Gelombang 13 Meter

Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kawal Program Kepemudaan Pemerintah Provinsi Gorontalo

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Edukasi Hidup Sehat di Sekolah Dasar

Tim Bantuan Medis Cutaneus Fakultas Kedokteran UNG Gelar Sirkumsisi di Kabupaten Gorontalo

Pertama di Dunia Paus Bungkuk Megaptera novaeangliae Terekam Kamera Drone Sedang Melahirkan

AmsiNews

REKOMENDASI

Tanda Selar Tidak Sesuai, KRI Silea-858 Tangkap Kapal Tongkang

Lego Jangkar Tanpa Izin, TNI Angkatan Laut Kembali Amankan Kapal Panama

Banjir dan Longsor di Kabupaten Sukabumi Menyebabkan 5 Orang Meninggal Dunia

Peralihan Musim, Panas dan Hujan Silih Berganti

Harga Kuda Laut Kering Dapat Mencapai Rp 8 Juta Per Kg

Video Langka, Penyelam Jepang Merekam Cumi-cumi Raksasa

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.