“Kini bukan audiens yang mencari konten, tapi konten yang mengejar audiens. Tantangannya adalah bagaimana mendapatkan trust”.
CEO Berita Jatim Dwi Eko Lokononto menekankan pentingnya membangun personal brand awak redaksi untuk meningkatkan kepercayaan publik. Berita Jatim sendiri mengandalkan pendapatan dari kerja sama lokal, event organizer, dan jasa komunikasi, tanpa bergantung pada Google Adsense.
Sementara itu, Galih Wijaya, CEO Serayunews, mengungkapkan AI justru mendorong efisiensi dan pertumbuhan bisnis medianya hingga lebih dari 1.000 persen. Serayunews memanfaatkan AI untuk analisis tren isu lokal, optimalisasi SEO, dan monetisasi data serta konten sponsor.
Dari Tempo Institute, Qaris Tajudin berbagi strategi diversifikasi bisnis melalui pendidikan, data science, hingga program Independent Media Accelerator yang membantu media lokal menemukan model pendapatan baru.
“Konten eksklusif dan orisinal tetap menjadi kekuatan media karena tidak bisa digantikan AI”.
Gelaran IDC AMSI 2025 turut didukung oleh berbagai perusahaan nasional, seperti Sinar Mas Land, PT Astra International Tbk, Djarum Foundation, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Pertamina (Persero), PT Harita Nickel, PT AlamTri Resources Indonesia Tbk., PT Telkom Indonesia Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Indofood Sukses Makmur, Mining Industry Indonesia atau MIND ID, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Merdeka Copper Gold Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Indosat Tbk., dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (Novita J. Kiraman)




