Pelabuhan Dobo adalah Ibu Kota dari Kabupaten Kepulauan Aru. Kota Dobo selama berabad-abad lamanya terkenal sebagai penghasil mutiara kualitas tinggi.
Kawasan ini memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat besar seperti ikan, udang lobster, teripang, rumput laut dan lain-lain.
Dobo juga dikenal sebagai salah satu lumbung ikan terbesar di Indonesia di perairan Arafura.
Hengki mengatakan, saat ini pergerakan melalui laut, baik untuk transportasi regional maupun lokal, dilayani oleh Pelabuhan Dobo.
Pelabuhan ini masuk dalam program tol laut dengan penumpang yang naik turun di Pelabuhan Dobo per tahun mencapai 20 ribuan orang, sedangkan jumlah barang bongkar muat mencapai 1.500 ton.
Penyelenggaraan angkutan laut perintis dan tol laut harus dilakukan terpadu, sinergitas dan kolaborasi antar pusat dan daerah. Penataan ini harus dijalankan dengan maksimal.
Terkait dengan hal tersebut di atas, saat ini dalam rangka menjamin keselamatan dan keamanan, serta kelancaran arus barang dan penumpang di wilayah Maluku, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan akan menetapkan Rancangan Keputusan Menteri Perhubungan tentang Penetapan Alur Pelayaran Pelabuhan Tual dan Pelabuhan Dobo.
“Dengan adanya Keputusan Menteri Perhubungan tersebut, diharapkan keteraturan, kelancaran serta keselamatan lalu-lintas pelayaran di pelabuhan dapat terwujud guna mendukung perekonomian di wilayah Indonesia timur,” ujar Hengki.





Komentar tentang post