Selasa, November 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Ada Ritual Memanggil Penyu di Indonesia

Christopel Paino
3 September 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Ada Ritual Memanggil Penyu di Indonesia

Salah seorang staf WWF Indonesia memasang tag penyu belimbing di Kabupaten Tambrauw. FOTO: WWF Indonesia

Tambrauw – Penyu belimbing (Dermochelys coriacea) merupakan jenis penyu raksasa yang disebut-sebut menghampiri kepunahan. Berdasarkan laporan WWF Indonesia, selama dua puluh tahun terakhir jumlah spesies ini menurun dengan cepat, khususnya di kawasan pasifik. Yaitu hanya sekitar 2.300 betina dewasa yang tersisa.

Hal ini menempatkan penyu belimbing pasifik menjadi penyu laut yang paling terancam populasinya di dunia. Di kawasan Pasifik, seperti di Indonesia saja, populasinya hanya tersisa sedikit saja dari sebelumnya (2.983 sarang pada 1999 dari 13000 sarang pada tahun 1984).

Namun di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat, yang dikenal sebagai habitat utama penyu di Indonesia, terdapat ritual pemanggilan penyu. Letaknya di Pantai Jamursba Medi dan Pantai Warmon, Distrik Abun. Ritual ini oleh masyarakat suku Abun disebut “moke womom”.

Ritual pemanggilan penyu ini biasa dilakukan pada akhir bulan Juni, karena dianggap merupakan musim puncak peneluran penyu di pantai Jamursba Medi. Upacaranya juga harus dilakukan menjelang senja ketika matahari terbenam, sebab merupakan waktu penyu datang untuk bertelur hingga malam hari.

“Ritual pemanggilan penyu ini akan diupayakan untuk dijadikan sebagai ajang memperkenalkan wisata dan kearifan masyarakat di Kabupaten Tambrauw dalam menjaga alam,” kata Betel Yekwam, salah seorang staf Dinas Pariwisata Kabupaten Tambrauw.

Tags: kabupaten tambrauwpenyu belimbing
Bagikan28Tweet6KirimKirim
Previous Post

Bisnis Telur Penyu Masih Menggiurkan

Next Post

Mengiris Perut Penyu Hijau

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Mengiris Perut Penyu Hijau

Mengiris Perut Penyu Hijau

Komentar tentang post

TERBARU

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

Tenaga Kependidikan UNG Diingatkan Tuntaskan Target Kinerja

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

AmsiNews

REKOMENDASI

UNG Perkenalkan Program Unggulan Kepada Calon Mahasiswa Internasional di Timor Leste

Gempa Dahsyat Maroko Menewaskan Lebih 2000 Orang, 1400 Kritis

Pelabuhan Batam Terpadat Penumpang Kapal Laut

Ini Rekomendasi Sosiolog Universitas Negeri Gorontalo Untuk Penyelesaian Konflik Pohuwato

19 Hari Hiu Paus Terlihat di Saluran Inlet PLTU Paiton

KPU Kabupaten Gorontalo Menggelar Semarak Pilkada 2024

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.