Darilaut – Belum banyak orang yang mengenal pohon argan (Argania spinosa). Namun di kalangan medis, minyak argan sudah dikenal memiliki banyak khasiat. Bahkan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memproklamirkan sejak tahun 2021, Hari Argania Internasional (International Day of Argania), setiap tanggal 10 Mei. Resolusi yang diajukan oleh Maroko itu disponsori bersama oleh 113 negara anggota PBB dan diadopsi secara konsensus. Hari ini, 10 Mei, situs web PBB menampilkan dan merayakan pohon argan yang megah. Menurut Un.org, minyak argan yang terkenal di dunia, diekstraksi dari bijinya dan memiliki banyak manfaat, terutama dalam pengobatan tradisional dan komplementer, serta dalam industri kuliner dan kosmetik. Argania spinosa, yang dikenal sebagai pohon argan, bukan hanya pohon. Spesies serbaguna Maroko ini mendukung pendapatan dan inklusi perempuan pedesaan, meningkatkan ketahanan, dan meningkatkan adaptasi iklim. Selama berabad-abad, pohon argan telah menjadi andalan komunitas pedesaan asli Berber dan Arab, yang mengembangkan budaya tertentu dan pengetahuan unik yang terkait dengan produksi tradisional minyak argan oleh perempuan. Pohon argan, spesies asli wilayah sub-Sahara Maroko, di barat daya negara itu, yang tumbuh di daerah kering dan semi-kering. Wilayah unik ini, di mana pohon argan telah dibudidayakan selama berabad-abad menggabungkan keanekaragaman hayati pertanian, ekosistem yang tangguh, dan warisan budaya yang berharga. Untuk itu, pohon ini telah mendapatkan pengakuan dan perlindungan dari berbagai entitas PBB. Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menetapkan pada tahun 1998 daerah produksi endemik sebagai Cagar Biosfer Arganeraie. Juga, semua pengetahuan tentang pohon argan tertulis pada tahun 2014 dalam Daftar Perwakilan UNESCO dari Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan. Selain itu, pada Desember 2018, FAO mengakui sistem agro-sylvo-pastoral berbasis Argan di wilayah Ait Souab - Ait Mansour di Maroko sebagai Sistem Warisan Pertanian Penting Secara Global. Pohon argan adalah spesies yang menentukan ekosistem hutan, juga dikenal sebagai Arganeraie, yang kaya akan flora endemik. Pohon ini tahan terhadap lingkungan yang keras di bawah kelangkaan air, risiko erosi dan tanah yang buruk. Ekosistem keindahan yang luar biasa ini tidak hanya penting dalam hal konservasi, tetapi juga untuk penelitian dan pembangunan sosial ekonomi, karena kegunaan kehutanan, pertanian dan peternakan. Pohon argan menyediakan hasil hutan, buah-buahan dan pakan ternak. Daun dan buahnya dapat dimakan dan sangat dihargai, seperti halnya semak-semak, dan merupakan cadangan pakan ternak yang penting bagi semua kawanan, bahkan pada periode kekeringan. Pohon-pohon juga digunakan sebagai kayu bakar untuk memasak dan memanaskan.