Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengubah Air Asin Menjadi Air Minum Akan Tumbuh Pesat

redaksi
20 Januari 2024
Kategori : Berita
0
Mengubah Air Asin Menjadi Air Minum Akan Tumbuh Pesat

Desalinasi, seperti yang ada di Arab Saudi, menyediakan air minum bagi 300 juta orang di seluruh dunia. Namun, ada kekhawatiran mengenai dampak lingkungan dari fasilitas tersebut, yang sering kali menggunakan bahan bakar fosil dan membuang air garam beracun. FOTO: FAYEZ NURLEDINE/AFP/UNEP.ORG

Darilaut – Banyak negara mengalami kekurangan air dan membutuhkan sumber daya air tawar. Di beberapa negara, kebutuhan air tawar melalui proses desalinasi, salah satunya di Arab Saudi.

Proses membuat air tawar dari air asin yang disebut desalinasi tersebut, dalam beberapa tahun terakhir, mulai diterapkan di banyak negara.

Desalinasi, yaitu proses menghilangkan garam dari air asin (laut) dan menyaringnya untuk menghasilkan air minum.

Hasil penelitian PBB pada tahun 2018, terdapat 15.906 pabrik desalinasi yang beroperasi dan memproduksi sekitar 95 juta meter kubik air desalinasi setiap harinya untuk digunakan manusia.

Sebanyak 48 persen diproduksi di Asia Barat dan Afrika Utara. Beberapa negara, seperti Bahama, Maladewa, dan Malta, memenuhi semua kebutuhan air mereka melalui desalinasi, sedangkan sebagian dari air minum di Arab Saudi berasal dari desalinasi.

Saat ini, mengutip dari Unep.org. sebanyak 2,4 miliar orang saat ini tinggal di negara-negara yang kekurangan air. Banyak negara yang mengalami kekurangan air dan membutuhkan sumber daya air tawar.

“Kelangkaan air telah menjadi isu penting bagi semakin banyak negara, khususnya di negara-negara Selatan,” kata Kepala Cabang Kelautan dan Air Tawar Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), Leticia Carvalho.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Arab SaudiDesalinasiJamaikaKekurangan AirLeticia CarvalhoMaldivesUNEP
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

4 Universitas Masuk Panel Ahli Untuk Membantu Aturan AI di Jepang

Next Post

Ini Analisis Gempa Merusak di Daratan Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah

Postingan Terkait

Menikmati Panorama Atol Pulo Cinta Gorontalo

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

20 April 2026
BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

20 April 2026

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Next Post
Ini Analisis Gempa Merusak di Daratan Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah

Ini Analisis Gempa Merusak di Daratan Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah

TERBARU

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Dahsyat 6,9SR di Cebu Filipina Menewaskan Lebih Dari 60 Orang

Pushidrosal Terpilih Sebagai Ketua Komisi Hidrografi Samudra Hindia Utara

Gempa Cianjur, Tim Gabungan Akan Terus Mencari Koban Hilang

Gempa Terasa Lebih Dari 20 Detik, Segera Evakuasi

Program Tol Laut Masih Terkendala Operasionalisasi

Radar Penangkap Kapal Pelaku Illegal Fishing

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.