Minggu, Maret 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

2,4 Miliar Orang Tinggal di Negara yang Kekurangan Air

redaksi
18 Januari 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
2,4 Miliar Orang Tinggal di Negara yang Kekurangan Air

Sistem irigasi tetes yang baru dipasang di Jamaika sangat membantu petani dalam mengatasi kekurangan air akibat perubahan iklim. FOTO: THOMAS GORDON-MARTIN/UNEP

Darilaut –  Sebanyak 2,4 miliar orang saat ini tinggal di negara-negara yang kekurangan air. Banyak negara yang mengalami kekurangan air dan membutuhkan sumber daya air tawar.

Seperti di Jamaika. Ketika kita berkendara menyusuri jalan berdebu di distrik pedesaan Mount Airy akan melihat lusinan tangki air berwarna hitam, banyak yang terhubung dengan pipa pembuangan ke atap rumah di sekitarnya.

Tangki-tangki itu berukuran tinggi dua meter. Mereka mengumpulkan air hujan dan melalui sistem irigasi tetes, menyalurkannya ke ladang terdekat yang dipenuhi tomat, paprika, dan ubi jalar.

Di daerah yang semakin dilanda kekeringan dan dikaitkan dengan perubahan iklim, tangki-tangki ini telah menjadi sumber penghidupan bagi para petani lokal.

“Semua orang yang saya kenal menghadapi tantangan yang sama yaitu berkurangnya curah hujan dan curah hujan yang sulit diprediksi,” kata petani Althea Spencer, seperti dikutip dari Unep.org.

Memiliki sistem pemanenan air hujan “terasa cukup menyenangkan,” ujarnya.

Pekerjaan di Mount Airy tersebut didukung oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP).

Hal ini merupakan bagian dari dorongan masyarakat di seluruh dunia untuk mengelola air secara lebih berkelanjutan dan menemukan sumber air baru, sebuah upaya yang melibatkan segala hal mulai dari pemurnian limbah hingga penyemaian awan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: JamaikaKekurangan AirKrisis AirLeticia CarvalhoUNEP
Bagikan1TweetKirimKirim
Previous Post

Dewan Pers Ajak Capres-Cawapres Deklarasikan Komitmen Pada Kemerdekaan Pers

Next Post

Mengembangkan Kemampuan Kreativitas Anak di Sekolah

Postingan Terkait

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

15 Maret 2026
UNEP Buka Pendaftaran Champions of the Earth 2024, Penghargaan Lingkungan Hidup Tertinggi PBB

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

15 Maret 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

Komite Menghapus 8 Nama Topan Karena Menimbulkan Kerusakan Parah

Topan Makin Intensif, Ancam Jutaan Orang Tiap Tahun

Next Post
Mengembangkan Kemampuan Kreativitas Anak di Sekolah

Mengembangkan Kemampuan Kreativitas Anak di Sekolah

TERBARU

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

AmsiNews

REKOMENDASI

Intensitas Siklon Tropis Neville Terus Meningkat Saat Menjauhi Daratan Australia

El Nino Akan Berubah Menjadi La Nina

Angin Kencang Merusak 526 Rumah di Gunung Kidul

Topan Super Ragasa Meninggalkan 1000 Pohon Tumbang, Banjir dan Kerusakan di Hong Kong

KPU: Penyelenggara Pemilu Harus Menyiapkan Data yang Aktual

Penumpang Angkutan Laut Naik 12,89 Persen, Tertinggi di Pelabuhan Tanjung Perak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.