Darilaut – Pada tahun 2015, seluruh Negara Anggota PBB mengadopsi Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan, dengan berkomitmen pada 17 SDG (Sustainable Development Goal) yang berfokus pada isu-isu seperti pengentasan kemiskinan, pelestarian planet bumi, dan penciptaan perdamaian abadi.
Negara-negara anggota menetapkan target untuk mencapai tujuan-tujuan ini pada tahun 2030. Namun, laporan kemajuan terbaru PBB menunjukkan bahwa laju pencapaian tujuan-tujuan tersebut lambat dan tidak merata.
Dari 139 target yang memiliki data tren, hanya 36 persen yang berada di jalur yang tepat atau menunjukkan kemajuan moderat.
“Kemajuan tidak pernah terjadi secara otomatis,” ujar Sekretaris Jenderal PBB António Guterres pada hari Jumat (18/9).
“Kemajuan itu dicapai melalui tekad masyarakat, komunitas, dan negara.”
Bagi negara Benin, upaya mencapai SDGs PBB berarti menemukan cara-cara baru untuk membiayai pembangunan.
Negara di Afrika Barat ini telah meningkatkan pendapatan domestik sebesar 0,5 persen dari PDB setiap tahunnya selama satu dekade terakhir, menerbitkan obligasi SDG pertama di Afrika pada tahun 2021, dan menggunakan dana yang diperoleh untuk memperluas akses terhadap pendidikan serta air minum, kata Aristide Medenou, Menteri Kerja Sama Ekonomi Benin.




