“Semoga sinergi generasi muda dan masyarakat komunitas itu bisa terbangun dan terbentuk pembangunan-pembangunan masyarakat yang baik dan menuju Indonesia yang lebih maju,” ujar Susi.
Rektor UGM Panut Mulyono mengatakan, pelaksanaan KKN-PPM ditujukan untuk menumbuhkembangkan empati dan kepedulian civitas akademika UGM terhadap berbagai permasalahan yang riil dihadapi masyarakat dalam konteks pembangunan berkelanjutan yang diperlukan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan kesejahteraan bersama.
“Dengan potensi besar mahasiswa peserta KKN-PPM sebanyak 5.360 mahasiswa yang berasal dari 19 fakultas dan sekolah vokasi, tentunya tidaklah sulit untuk dapat menghilirisasi hasil-hasil penelitian dan penemuan teknologi-teknologi sederhana melalui program KKN,” katanya.
Terdapat beberapa lokasi KKN yang menggarap potensi kelautan dan perikanan. Antara lain Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Natuna, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Sabang, Karimunjawa, Pulau Sebatik, dan Pantai Pesisir Jawa.
“Dari 186 lokasi KKN-UGM, terdapat 51 lokasi KKN yang berada di wilayah pesisir pantai dan kepulauan,” ujarnya.*





Komentar tentang post