Kamis (15/8) pukul 09.00 diterima informasi dari Rescue Coordination Centers (RCC) Guam bahwa delapan awak KM Aleluya lainnya telah ditemukan dengan kondisi selamat oleh kapal nelayan lokal.
Awak kapal ini masing-masing Elieser Manoka, Rizky Rahim, Jufri Lalele, Musbal Mabiang, Jon Manuahe, Lesianus Baghiu, Alfri Frans dan Rival Frans. Para awak kapal kemudian diserahkan pada US Coast Guard yang sedang melakukan patroli, selanjutnya dievakuasi ke negara Republik Palau.
Kapal Aleluya ditarik oleh US Patrol Coast Guard dan dipantau oleh RCC Guam menuju pelabuhan Palau.
Dalam kasus Aldi, Research Associate (Peneliti) di Laboratorium Data Laut & Pesisir Badan Riset & Sumber Daya Manusia, Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr Ing Widodo S Pranowo mengatakan, Drifting Aldi mengikuti pola arus Halmahera Eddy.
Secara umum, Eddy merupakan pertemuan antar aliran massa air atau antar arus yang menyebabkan terjadinya suatu pusaran arus. Arus Eddy ini ada yang memiliki diameter puluhan hingga ratusan kilometer.
Arus Halmahera Eddy menuju ke timur. Kemudian mencapai lokasi di mana arus Eddy melemah dan terseret ke barat laut.*





Komentar tentang post