Kamis, Oktober 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Dengan Pinisi Orang Makassar Menemukan Benua Australia

Mencari Teripang, Menjalin Diplomasi Makassar - Aborigin Yolngu

redaksi
28 November 2018
Kategori : Eksplorasi
0
Lukisan pinisi di Australia

Lukisan Perahu (Pinisi) berwarna putih yang tergambar dengan jelas di dinding rockshelter di Djulirri (Sumber: May,et.al,2010:60//Zofrano Sultani, dkk).

ORANG-ORANG Makassar telah menjalin hubungan historis dengan Aborigin  Yolngu di Australia utara, jauh sebelum bangsa Eropa menginjakan kaki di sana.

Hasil penelusuran sejarahwan dari Universitas Negeri Malang, Zofrano Ibrahimsyah Magribi Sultani, Melliya dan Raisa Rahmawati, menemukan orang Makassar, sebagai pelaut telah mengunjungi pantai utara Australia untuk mengumpulkan teripang yang kemudian dijual sebagai obat dan makanan.

Kedatangan orang Makassar, kemudian menjalin kontak dengan orang Australia Utara dalam budaya, ekonomi dan sosial. Para pelaut Makassar menamai pantai itu “Marege” dan benua diberi nama “Osse Tara Lia“. Nama ini kemudian menjadi negara Australia.

Penelitian dengan metode historis yang dilakukan Zofrano Sultani dkk, diperkuat dengan hasil riset akademisi Australia National University dan kampus lain yang ada di Australia. Seperti lokasi Malarrak, Djulirri, dan sekitarnya adalah bukti terjadinya kontak antara Makassar dan Aborigin Yolngu.

Lokasi-lokasi ini menggambarkan perahu (prau) milik orang Makassar dan temuan arkeologis lain seperti lukisan yang menggambarkan senjata badik, binatang (animal) dan rumah (house).

Penggunaan warna putih sangat dominan dalam lukisan “Pinisi” dapat diinterpretasikan sebagai proyeksi mimpi terhadap yang lain dan alam. Maksudnya, sebuah aktualisasi dari representasi dari orang Aborigin setempat yang berkomunikasi melalui orang asing yang kontak dengan mereka.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Aborigin  Yolngu AustraliaMakassarPinisi
Bagikan25Tweet10KirimKirim
Previous Post

Olahan Minuman Jeli dari Kulit Ikan Tuna

Next Post

Kematian Massal Ratusan Paus di Selandia Baru dan Australia

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
Paus pilot terdampar

Kematian Massal Ratusan Paus di Selandia Baru dan Australia

Komentar tentang post

TERBARU

UNICEF Peringatkan 190 Juta Anak di Asia dan Pasifik Menghadapi Risiko Iklim Akibat El Niño

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

59 Daerah di Pulau Sulawesi Peringatan Dini Kekeringan Kategori Awas

21 Daerah di Gorontalo dan Sulawesi Utara Mengalami Kekeringan Kategori Awas

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kondisi El Niño Sangat Kuat Memengaruhi Musim Dingin di Asia Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

UNEP Buka Pendaftaran Champions of the Earth 2024, Penghargaan Lingkungan Hidup Tertinggi PBB

Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa Banten

Uji Petik Persiapan Angkutan Laut Lebaran 2019

Kecepatan Angin Tertinggi Terpantau di Laut Sulawesi

Taiwan Larang Penggunaan Cangkir Plastik Sekali Pakai

MK: Pasal 7 Ayat (2) UU Penanggulangan Bencana Bertentangan dengan UUD

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.