Rabu, Juli 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Togean, Ditetapkan Sebagai Cagar Biosfer Baru

redaksi
25 Juni 2019
Kategori : Berita, Konservasi
0
Reef I Togean Masih Terlihat Asli

FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Kawasan Togean Tojo Una-Una di Provinsi Sulawesi Tengah, Teluk Tomini, ditetapkan sebagai cagar biosfer baru yang diakui oleh dunia. Selain Togean Tojo Una-Una, Cagar Biosfer Saleh-Moyo-Tambora (Samota) di Nusa Tenggara Barat juga telah resmi ditetapkan sebagai cagar biosfer.

Dengan demikian, Indonesia memiliki dua cagar biosfer yang ke-15 dan 16. Penetapan ini melalui Sidang ke-31 International Co-ordinating Council of the Man and the Biosphere Programme (ICC-MAB) UNESCO Meeting di Head Quarter, Paris, Prancis, pada Rabu (19/6) pekan lalu.

Presiden ICC-MAB UNESCO yang jugaDeputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Enny Sudarmonowati mengatakan, cagar biosfer Togean Tojo Una-Una meliputi area seluas 2.187.632 hektar. Kawasan taman nasional ini berada di jantung segitiga terumbu karang yang mempunyai keanekaragaman karang tertinggi di dunia, serta hutan bakau dan ekosistem pulau kecil.

Togean Tojo Una-Una merupakan rumah bagi 363 spesies tanaman, termasuk 33 spesies mangrove. “Juga habitat hewan seperti tarsius (Tarsius spectrum palengensis), monyet Togean (Macaca togeanus), serta babirusa, kuskus, duyung, paus dan lumba-lumba,” kata Enny.

Sementara Cagar Biosfer Samota terletak diantara dua Cagar Biosfer yang sebelumnya ada yakni Pulau Komodo dan Rinjani Lombok.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Cagar Biosferteluk tominiTogeanUnesco
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Kemenhub Bagi Life Jacket dan Serahkan Buku Pelaut untuk Kapal Nelayan

Next Post

Kapal Ikan Filipina Berkeliaran di Laut Halmahera

Postingan Terkait

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

22 Juli 2026
Transplantasi karang

Perubahan Iklim Tantangan Terbesar Restorasi Terumbu Karang

22 Juli 2026

Bibit 92W di Laut Filipina Berpeluang Medium Menjadi Siklon Tropis

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Laut Filipina

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Next Post
Kapal Ikan Filipina Berkeliaran di Laut Halmahera

Kapal Ikan Filipina Berkeliaran di Laut Halmahera

Komentar tentang post

TERBARU

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Perubahan Iklim Tantangan Terbesar Restorasi Terumbu Karang

Bibit 92W di Laut Filipina Berpeluang Medium Menjadi Siklon Tropis

Kemampuan Mengenali dan Mengelola Stres Penting Bagi Tenaga Kependidikan UNG

Lebih Dari 140 Migran Tewas dan Hilang di lepas pantai Mauritania

Industri Media Mengalami Fenomena “Double Subsidy” dan Penurunan Kunjungan

AmsiNews

REKOMENDASI

Sinergi Dunia Akademik dan Perbankan, FEB UNG dan Bank Syariah Indonesia Jalin Kolaborasi

Tim Gabungan Menangkap Kapal Berbendera China yang Bawa Mayat ABK WNI

IMO-Norwegia Terbitkan Pedoman Baru Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca

Marak Kapal Ikan Turunkan GT >30 di Gorontalo

Topan Gaemi Akan Mendarat di Taiwan Utara dan Cina

Gempa M6,4 di Teluk Tomini Mengguncang Gorontalo, Tidak Berpotensi Tsunami

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.