Survei ini juga menggali pergerakan rencana mudik para responden yang menunjukkan pergerakan mudik terbesar berasal dari Jawa Barat (22,94 persen), DKI Jakarta (18,14 persen), Jawa Timur (10,55 persen), Jawa Tengah (10,02 persen), dan Banten (4,68 persen).
Di DKI Jakarta, terjadi pergerakan ke hampir seluruh provinsi di Indonesia. Pergerakan terbesar menuju Jawa Tengah, yakni sebesar 24,18 persen. Berikutnya 16,01 persen menuju Provinsi Jawa Timur, 14,71 persen menuju Jawa Barat, 7,52 persen menuju DI Yogyakarta, dan 4,58 persen menuju Sumatera Utara.
Meskipun 98,05 persen responden mengetahui kelompok yang rentan Covid-19 dan orang sehat dapat menjadi carrier jika melakukan mudik, survei menunjukkan hanya 32,07 persen mengaku sangat khawatir akan menularkan Covid-19.
Sebanyak 10,25 persen responden mengaku tidak khawatir dan tetap berencana mudik dengan alasan merasa sehat dan mengetahui kondisi kampung baik-baik saja. Mereka kebanyakan berpendidikan tinggi sarjana, pascasarjana dan SMA.
Rekomendasi survei
Berdasarkan survei, responden yang memutuskan untuk mudik akan melakukan upaya pengurangan risiko penularan melalui tindakan mencuci tangan baik selama perjalanan maupun di kampung halaman (37,58 persen), mengurangi kontak fisik seperti bersalam-salaman (36,02 persen), menjaga jarak fisik saat berkomunikasi langsung (34,31 persen), memakai masker sepanjang waktu (31,82 persen), serta tidak mengadakan acara silahturahmi dalam skala besar (30,96 persen).





Komentar tentang post