Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Kondisi Terumbu Buatan “Laba-Laba” di Nusa Dua Bali, Setelah Pertemuan IMF-WBG

redaksi
14 Maret 2019
Kategori : Kajian
0
Terumbu buatan laba-laba

Terumbu buatan ARS yang di deploy pada bulan Oktober 2018 dan Proses membersihkan terumbu buatan laba-laba. FOTO: E.E. AMPOU

Oleh: E.E. AMPOU, P. HUTASOIT, A. DAMAR

PADA bulan Oktober 2018 lalu telah dilaksanakan kegiatan International Monetary Fund – World Bank Group (IMF-WBG) Annual Meeting yang bertempat Nusa Dua, Bali. Dalam acara tersebut juga dilaksanakan deploy terumbu buatan yang diberi nama Mars Coral Spiders atau Laba-laba MARRS (Mars Accelerated Coral Reef Rehabilitation System) – Artificial Reef Spider (ARS) di Pantai Samuh, Nusa Dua.

Berkaitan dengan kegiatan tersebut, pada 28 Januari 2019 telah dilakukan kegiatan monitoring Nusa Dua Coral Reef Garden (NDCRG) dibawah koordinasi langsung oleh Nusa Dua Reef Foundation (NDRF). Adapun lokasi tempat berkumpul di Apollo Dive & Water Sport, Tanjung Benoa.

Kegiatan monitoring bertujuan untuk menghasilkan sebuah laporan mengenai kesehatan propagasi terumbu karang di NDCRG. Laporan tersebut akan berisikan analisis kesehatan karang dan identifikasi spesies khususnya karang hasil propagasi di ARS.

Identifikasi ikan dan invertebrata juga dilakukan. Dan bukan hanya itu saja seluruh penyelam turut serta dalam membersihkan terumbu buatan ARS dari kotoran yang menempel seperti sedimentasi, koralin alga, dll agar kondisi terumbu buatan tersebut tetap terjaga dengan baik.

Yang terlibat dalam kegiatan kali ini adalah NDRF (koordinator kegiatan), dive guide Apollo Dive & Water sport, Balai Riset dan Observasi Laut-BRSDMKP-KKP, Mahasiswa tingkat akhir Program Studi Ilmu Kelautan-Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana Bali dan tenaga sukarelawan dari Jerman, Prancis dan Singapura.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: BaliRehabilitasi Terumbu KarangTerumbu buatan
Bagikan15Tweet5KirimKirim
Previous Post

Digagalkan Penyelundupan Benih Lobster Rp 37,2 Miliar ke Singapura

Next Post

Pelajar Indonesia Kenalkan Sektor Maritim di Inggris

Postingan Terkait

Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

10 Maret 2026
Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

3 Maret 2026

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

AI dan Kerumunan

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Tulidu: Agar Motulidu, Harus Molu’udu

Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo: Program Prioritas, Risiko Mercusuar

Next Post
Maritim

Pelajar Indonesia Kenalkan Sektor Maritim di Inggris

Komentar tentang post

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia Akhiri Kerja Sama Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca dengan Norwegia

16 Dokter Baru UNG Resmi Dilantik

Mencegah Agar Ikan Hiu Berjalan Tidak Punah

Observatorium Hong Kong Keluarkan Sinyal Angin Kencang, Jangan Keluar Rumah

Topan Saola Membawa Angin Kencang, Gelombang Tinggi dan Hujan Deras

Perairan Bintan dan Batam Darurat Tumpahan Minyak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.