Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

redaksi
19 Juni 2026
Kategori : Berita
0
NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

Pembudidaya rumput laut di Sabu Raijua. FOTO: Nugroho Arif Prabowo/YKAN

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi mengenai kebijakan pemerintah terkait CBIB, prinsip mutu dan keamanan pangan, kesehatan rumput laut, kelestarian lingkungan, aspek sosial ekonomi, Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga penyusunan dokumen persyaratan sertifikasi CBIB dan sistem perizinan berbasis Online Single Submission (OSS).

Keberlanjutan

Salah satu sesi penting dalam kegiatan ini adalah self-assessment atau penilaian mandiri yang dilakukan peserta untuk membandingkan praktik budi daya yang telah diterapkan dengan standar CBIB. Dari proses tersebut, terungkap bahwa banyak praktik yang selama ini dijalankan pembudidaya telah sejalan dengan prinsip-prinsip CBIB.

Yefri Yermias Boboy, pembudidaya rumput laut dari Kabupaten Rote Ndao, mengaku kegiatan ini memberikan pemahaman baru mengenai standar yang selama ini sebenarnya telah diterapkan di lapangan.

“Melalui kegiatan kami jadi lebih memahami bahwa banyak persyaratan teknis CBIB yang sebenarnya sudah kami lakukan, seperti pemilihan lokasi budi daya, penggunaan bibit yang baik, hingga penanganan hasil panen. Jadi kami tidak memulai dari nol, tetapi lebih pada memperkuat dan melengkapi praktik yang sudah berjalan agar sesuai dengan standar yang berlaku,” ujarnya.

Halaman 3 dari 5
Sebelumnya12345Selanjutnya
Tags: Budidaya Rumput LautNTTRumput LautSentra Produksi Rumput LautYayasan Konservasi Alam Nusantara
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Next Post

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

Postingan Terkait

BMKG: Kombinasi El Nino dan IOD Positif Picu Kekeringan di Indonesia

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

19 Juni 2026
UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

19 Juni 2026

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Next Post
BMKG: Kombinasi El Nino dan IOD Positif Picu Kekeringan di Indonesia

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

TERBARU

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Tetap Ada

NTT Sentra Utama Produksi Rumput Laut Nasional

UNG Perkuat Kapasitas Dosen Melalui Pendidikan Lanjutan

Gelar Pelatihan Jurnalisme Lingkungan, AMSI Perkuat Pemahaman Isu Perubahan Iklim dan Verifikasi Digital

Depresi Tropis Berkembang di Dekat Guam, Akan Menguat di Laut Filipina

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

AmsiNews

REKOMENDASI

Transformasi Digital Harus Sebanding dengan Pengetahuan Literasi

Prosedur Menangkap Benih Lobster di Alam

Menelusuri Faktor Penyebab Pencemaran Air

Tumbuhan Air Memiliki Nilai Ekonomi Tinggi dan Ramah Lingkungan

Menteri Pariwisata Ingatkan Setiap Kegiatan Wisata Memprioritaskan Keselamatan

BMKG: Awal Juni Potensi Gelombang Tinggi dan Banjir Rob di Perairan Utara Jawa

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.