Darilaut – Setelah One Ocean Finance beroperasi, akan menarik sebagian besar modalnya dari industri yang bergantung pada laut—seperti pengiriman, pariwisata, pelabuhan, kabel laut, dan asuransi.
Dana ini melalui mekanisme biaya pengguna, retribusi solidaritas, pembayaran layanan ekosistem, dan model penetapan harga yang dinamis.
One Ocean Finance telah diluncurkan sejumlah badan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan mitra global, pada Minggu (8/6). Hal ini sebagai sebuah upaya untuk membuka miliaran pendanaan baru dari industri yang bergantung pada laut dan sektor ekonomi biru.
Seruan untuk keterlibatan mencerminkan komitmen untuk merancang fasilitas yang sesuai dengan tujuan untuk memberikan hasil bagi manusia, planet, dan kesejahteraan.
Fasilitas ini disusun untuk menggunakan rangkaian lengkap instrumen keuangan dan alat pengurangan risiko inovatif yang diperlukan untuk membuka investasi berskala besar dan memberikan solusi yang adil dan berdampak tinggi.
“Pariwisata pesisir dan bahari harus berkembang untuk mendukung keberlanjutan, bukan merusaknya,” kata Sekretaris Jenderal Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Tourism), Zurab Pololikashvili, seperti dikutip dari siaran pers UNEP.
“Melalui fasilitas One Ocean Finance, kita dapat mempercepat investasi yang memisahkan pertumbuhan pariwisata dari degradasi lingkungan dan mengangkat masyarakat lokal.”




