Senin, Agustus 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Otoritas Kesehatan India Laporkan Kasus Infeksi Virus Nipah ke WHO

redaksi
2 Februari 2026
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Otoritas Kesehatan India Laporkan Kasus Infeksi Virus Nipah ke WHO

Kelelawar buah spesies Pteropus adalah inang alami virus ini. Penyakit ini dapat ditularkan langsung dari orang ke orang melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. FOTO: WHO

Wabah Virus Nipah ke-3 di Benggala Barat

Otoritas Kesehatan India mengatakan tidak ada kasus lebih lanjut yang terdeteksi hingga saat ini. Kejadian ini merupakan wabah infeksi NiV ketiga yang dilaporkan di Benggala Barat.

Sebelumnya, wabah virus Nipah dilaporkan di Siliguri pada tahun 2001 dan Nadia pada tahun 2007.

Pengawasan yang ditingkatkan dan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian infeksi (IPC) telah diterapkan sementara investigasi terhadap sumber paparan masih berlangsung.

Saat ini, belum ada obat atau vaksin berlisensi untuk infeksi penyakit NiV. Namun perawatan suportif dini dapat meningkatkan angka harapan hidup.

Epidemiologi

WHO mengatakan infeksi NiV adalah penyakit zoonosis yang ditularkan ke manusia melalui hewan yang terinfeksi (seperti kelelawar), atau makanan yang terkontaminasi air liur, urin, dan kotoran hewan yang terinfeksi.

Penyakit ini juga dapat ditularkan langsung dari orang ke orang melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Kelelawar buah spesies Pteropus adalah inang alami virus ini.

Masa inkubasi berkisar antara 3 hingga 14 hari. Dalam beberapa kasus langka, masa inkubasi hingga 45 hari telah dilaporkan.

Diagnosis laboratorium pasien dengan riwayat klinis infeksi NiV dapat dilakukan selama fase akut dan pemulihan penyakit dengan menggunakan kombinasi tes.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: IndiaKelelawarVirus NipahWHO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 91S Mengarah ke Kepulauan Cocos

Next Post

Saran dan Pesan WHO Saat Menghadapi Penyakit Virus Nipah yang Hingga Kini Belum Ada Obatnya

Postingan Terkait

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

2 Agustus 2026
Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

2 Agustus 2026

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

El Niño Masih Dapat Mengalami Penguatan

BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Next Post
Saran dan Pesan WHO Saat Menghadapi Penyakit Virus Nipah yang Hingga Kini Belum Ada Obatnya

Saran dan Pesan WHO Saat Menghadapi Penyakit Virus Nipah yang Hingga Kini Belum Ada Obatnya

TERBARU

Kontribusi Sektor Kelautan Rendah, Profesor Riset BRIN Dorong Omnibus Law Kelautan

Bibit 94W Menguat Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Topan Super Dolphin Sedikit Melemah di Timur Laut Kepulauan Mariana Utara

Wisuda ke-62, UNG Kukuhkan 700 Lulusan

Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Situasi Genting, 96 Orang Tewas Karena Gelombang Panas di India

Departemen Konservasi Selandia Baru Merilis Dokumen Lengkap Bayi Orca Toa

Siklon Tropis Alfred Bergerak Lambat, Jutaan Warga Australia Dalam Bahaya

Kronologi Aldi Novel Adilang yang Hanyut 49 Hari di Laut Lepas

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

Tumpahan Minyak Kapal Tanker Terra Nova Bisa Mencapai Teluk Manila

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.