Wabah Virus Nipah ke-3 di Benggala Barat
Otoritas Kesehatan India mengatakan tidak ada kasus lebih lanjut yang terdeteksi hingga saat ini. Kejadian ini merupakan wabah infeksi NiV ketiga yang dilaporkan di Benggala Barat.
Sebelumnya, wabah virus Nipah dilaporkan di Siliguri pada tahun 2001 dan Nadia pada tahun 2007.
Pengawasan yang ditingkatkan dan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian infeksi (IPC) telah diterapkan sementara investigasi terhadap sumber paparan masih berlangsung.
Saat ini, belum ada obat atau vaksin berlisensi untuk infeksi penyakit NiV. Namun perawatan suportif dini dapat meningkatkan angka harapan hidup.
Epidemiologi
WHO mengatakan infeksi NiV adalah penyakit zoonosis yang ditularkan ke manusia melalui hewan yang terinfeksi (seperti kelelawar), atau makanan yang terkontaminasi air liur, urin, dan kotoran hewan yang terinfeksi.
Penyakit ini juga dapat ditularkan langsung dari orang ke orang melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Kelelawar buah spesies Pteropus adalah inang alami virus ini.
Masa inkubasi berkisar antara 3 hingga 14 hari. Dalam beberapa kasus langka, masa inkubasi hingga 45 hari telah dilaporkan.
Diagnosis laboratorium pasien dengan riwayat klinis infeksi NiV dapat dilakukan selama fase akut dan pemulihan penyakit dengan menggunakan kombinasi tes.




