Rudi menambahkan setiap kementerian dan lembaga memiliki kebijakan terkait ekonomi digital, sehingga perlu dibangun kolaborasi dan dibangun strategi nasional ekonomi digital. “Saat ini sedang disusun, dan mulai tahun depan bersama-sama dengan seluruh stakeholder dan mengajak AMSI untuk mengikuti pembahasan,” ujar Rudi.
IDC AMSI 2020 dilakukan secara virtual yang diikuti ribuan peserta, baik melalui aplikasi zoom, YouTube dan nonton bareng pengurus dan anggota AMSI di 21 wilayah.
IDC AMSI mendapat dukungan sponsor dari Telkomsel, BNI, BRI, PLN, BTN, Bank Mandiri, Astra, Gojek, Pertamina dan Astra Honda Motor.
IDC 2020 juga mendapat dukungan dari 14 kampus, masing-masing Universitas Mulawarman (Samarinda), Universitas Islam Malang (Malang), Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah (Surakarta), Prodi Ilmu Komunikasi FIS Universitas Negeri Gorontalo (Gorontalo), Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (Aceh).
Kemudian Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta dan sejumlah Kampus di Jakarta FISIP Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, FIKOM Universitas Prof. Dr. Moestopo-Beragama, Politeknik Negeri Media Kreatif, Universitas Pelita Harapan (UPH), Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP), Universitas Tarumanegara. *





Komentar tentang post