Di Mozambik, hampir 166.600 orang terkena dampak topan Freddy, menurut National Institute for Disaster Management (INGD). Pihak berwenang melaporkan bahwa hampir 9.900 pengungsi berlindung di 40 lokasi akomodasi di Inhambane, Gaza, Sofala dan Maputo, dan sekitar 800 orang telah diselamatkan.
Lebih dari 28.300 rumah hancur (1.667), rusak (13.966) atau kebanjiran (12.733). Sedikitnya 25 fasilitas kesehatan dan 919 ruang kelas hancur, menyebabkan 68.280 anak putus sekolah.
Lebih dari 38.100 hektar tanaman terkena dampak dan lebih dari 18.700 hektar tanaman mengalami kerusakan.
Kapal Ikan Taiwan
Sebelumnya, pada Minggu, 19 Februari, kapal penangkap tuna Taiwan, Lien Sheng Fa, hilang kontak di Samudra Hindia. Kapal Lien Sheng Fa kehilangan kontak radio dengan Taipei saat berlayar 215 mil laut dari Port Mathurin, Pulau Rodrigues – Mauritius.
Sebanyak 16 anak buah kapal (ABK) perikanan Lien Sheng Fa, 15 di antaranya warga negara Indonesia (WNI) dan satu Taiwan sebagai kapten, hilang di Samudra Hindia.
Saat itu, Topan Freddy sedang mengamuk dengan kekuatan siklon tropis yang sangat intens (Very Intense Tropical Cyclone).
Intensifikasi Topan Freddy
Setelah mencapai kekuatan topan melalui intensifikasi cepat di Alur Mozambik, Freddy diperkirakan akan terus ke arah barat laut.





Komentar tentang post