Senin, Juni 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pelabuhan Ukraina Ditutup Setelah Invasi Rusia

redaksi
25 Februari 2022
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0

Laut Hitam dan laut Azov. GOOGLE EARTH

Darilaut – Militer Ukraina telah menangguhkan pengiriman komersial di pelabuhan setelah pasukan Rusia menyerbu negara itu, kata seorang penasihat kepala staf presiden Ukraina. Hal ini memicu ketakutan akan gangguan pasokan eksportir biji-bijian dan minyak.

Melansir Reuters.com (25/2) Rusia sebelumnya memerintahkan untuk menutup pergerakan kapal komersial di Laut Azov sampai pemberitahuan lebih lanjut. Tetapi Rusia membiarkan pelabuhannya di Laut Hitam terbuka untuk navigasi dan lima sumber industri biji-bijian.

Ukraina adalah pengekspor utama jagung. Sebagian besar jagung ditujukan ke Cina dan Uni Eropa. Ukraina juga bersaing dengan Rusia untuk memasok gandum ke pembeli utama seperti Mesir dan Turki.

Perkiraan industri saat ini menempatkan ekspor biji-bijian Ukraina sekitar 5 hingga 6 juta ton per bulan. Terdiri dari 4,5 juta ton jagung, 1 juta ton gandum dan jelai (padi-padian).

Pelabuhan ekspor biji-bijian utama di Chornomorsk, Mikolayiv, Odessa, Kherson dan Yuzhny.

Pembeli biji-bijian negara Mesir membatalkan tender pembelian internasional untuk gandum pada hari Kamis di tengah laporan bahwa tidak ada penawaran gandum Rusia atau Ukraina yang telah diterima.

“Pasar masih berjuang untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang situasi militer yang sebenarnya di lapangan. Pelabuhan di Azov dan Laut Hitam sejauh ini tampaknya tidak rusak menurut laporan agen pengiriman awal,” kata seorang pedagang biji-bijian Eropa.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Invasi RusiaRusiaUkraina
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Harga Hiu Belimbing Hidup Mencapai Rp 63 juta Per Ekor

Next Post

“Plastic Credit” Cara Mencegah Plastik Bocor ke Lingkungan

Postingan Terkait

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

14 Juni 2026
Tambak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

14 Juni 2026

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Next Post
Setiap Hari, Timbunan Sampah di Indonesia 175 Ribu Ton, 15 Persen Plastik

"Plastic Credit" Cara Mencegah Plastik Bocor ke Lingkungan

Komentar tentang post

TERBARU

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

AmsiNews

REKOMENDASI

Nilai 363, Universitas Negeri Gorontalo Terakreditasi Unggul Hingga Tahun 2028

Catatan Akhir Tahun Dewan Pers

Terumbu Karang Indonesia Kategori Buruk 33,82 Persen

UNEP Mendorong Standar Keamanan Industri Pertambangan

Tidak Ada Manfaat Ekonomi Bagi Negara untuk Perburuan Paus

Ketua Dewan Pers: Pemberitaan Jurnalis Harus Berdampak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.