Masyarakat perlu memahami satu hal penting: penderita TB bukan ancaman sosial yang harus dijauhi. Mereka adalah pasien yang membutuhkan pengobatan, dukungan, dan lingkungan yang suportif agar bisa sembuh total. Pesan penting dari penelitian ini sederhana namun sangat relevan: TB bukan aib dan penderita TB bukan orang yang harus dikucilkan.
Karena pada akhirnya, keberhasilan Indonesia mengendalikan tuberkulosis tidak hanya ditentukan oleh rumah sakit atau tenaga kesehatan, tetapi juga oleh seberapa baik masyarakat memahami penyakit ini. Melawan TB bukan sekadar urusan medis, tetapi juga urusan empati, edukasi, dan solidaritas sosial.




