Tenaga Ahli Bawaslu RI, Ronald Michael Manoach, mengatakan, Bawaslu dari bulan November 2023 sampai dengan bulan Februari 2024 terdapat cukup banyak dugaan pelanggaran di dalam platform.
Bagaimana dampaknya kepada pemilih pemula? “Dari hasil pengamatan kami bahwa memang sangat disayangkan adanya aktivitas yang tidak bisa ditahan lajunya terkait atmosfir disinformasi atau hoaks yang menyasar pemilih pemula di platform digital, tetapi ini dampaknya jadi tidak sehat dalam perjalanan demokrasi kita,” kata Ronald.
Lembaga CSIS dengan program Safer Internet Lab, juga memetakan bagaimana distribusi atau peta penyebaran gangguan informasi yang didalamnya terkait misinformasi, dan disinformasi di 34 Provinsi.

Menurut Arya Fernandes, Kepala Departemen Politik dan Social CSIS pengumpulan data dimulai pada September 2023 dengan 13,020 sample yang dipilih secara acak serta terdistribusi secara proporsional.
Terdapat temuan menarik terkait aksesibilitas internet. “Dibandingkan 2019 lalu, pada 2023 ini terjadi peningkatan akses publik pada internet yang cukup tinggi,” kata Arya.
“Sekitar 58,3% orang mengakses internet, lalu di tahun 2023 naik menjadi 64,5%.”
Sebagian besar pengguna internet adalah kelompok usia muda di perkotaan dengan pendapatan cukup tinggi dan umumnya lulusan pendidikan tinggi, ujarnya. Mereka termasuk pihak yang potensial didera badai gangguan informasi.




