Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Air Asam Tambang Dapat Mencemari Lingkungan

redaksi
29 September 2019
Kategori : Sampah & Polusi
0
Air Asam Tambang Dapat Mencemari Lingkungan

FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Air Asam Tambang dapat melarutkan logam berat dan menyebabkan pencemaran lingkungan yang signifikan jika mengotori badan perairan umum.

Prof Dr Rudy Sayoga Gautama mengatakan, penyebab terjadinya Air Asam Tambang adalah reaksi antara mineral sulfida dengan oksigen dan air pada cebakan mineral atau endapan batubara sehingga menghasilkan air yang bersifat asam.

Karena itu, Air Asam Tambang merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan pertambangan mineral dan batubara. Menyikapi hal tersebut, Indonesian Network for Acid Drainage (INAD) bekerjasama dengan KK Teknik pertambangan FTTM ITB mengadakan Seminar Nasional dan Kursus Air Asam Tambang Ke-6 dan Pengelolaan Air Tambang di Indonesia yang diselenggarakan di Aula Barat ITB Kampus Ganesa, Rabu (18/9).

“Tujuan diadakan seminar dan kursus ini adalah sebagai ajang komunikasi dan berbagi pengalaman serta pemikiran tentang praktik maupun teknologi terkait dengan pengelolaan dan sistem penyaliran tambang,” ujar Prof Rudy seperti dikutip Itb.ac.id.

Air Asam Tambang harus dikelola dengan baik dan terencana agar pengaruhnya terhadap lingkungan dapat diminimalisir.

Menurut Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Muhamad Hendrasto, kekayaan alam Indonesia adalah aset dan sumber kehidupan bangsa dan negara. Karena jumlahnya terbatas, sehingga harus dikelola dan dipelihara untuk mewujudkan pemanfaatan yang lestari.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: ITBPencemaran LingkunganPertambangan Emas Skala KecilPolusi
Bagikan23Tweet10KirimKirim
Previous Post

Sekilas Sejarah Program RRI Gorontalo “Kabar Dari Alam”

Next Post

Survei Cekungan Bawah Laut di Indonesia

Postingan Terkait

Ilmuwan Temukan Tumpukan Sampah Mikroplastik Dasar Laut Terbesar di Dunia

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

12 Mei 2026
Burung Indonesia Promosikan Produk Ramah Lingkungan Berbasis Mangrove di Pohuwato

Burung Indonesia Promosikan Produk Ramah Lingkungan Berbasis Mangrove di Pohuwato

27 April 2026

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

PBB Menobatkan 20 Kota Terpilih di Dunia Menuju Nol Limbah, Salah Satunya Kuala Lumpur Malaysia

Israel-AS Serang Depot Minyak di Teheran yang Bukan untuk Penggunaan Militer

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

Next Post
Survei Cekungan Bawah Laut di Indonesia

Survei Cekungan Bawah Laut di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

AJI Jakarta Kecam Konferensi Pers Tatap Muka Gubernur DKI di Balai Kota

Zulficar Mochtar: Ini Hal Biasa, Tidak Perlu Drama

Mendata Mangrove Bersama Nelayan Uwedikan Kabupaten Banggai

Bahaya Mikroplastik, Dapat Mengikat Logam Berat dan Mengganggu Reproduksi

Puluhan Rumah dan Kantor Rusak Akibat Gempa Halmahera Selatan

Tabrak Karang di Raja Ampat, Kemenhub Periksa Kapal MV Aqua Blu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.