Senin, Agustus 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Air Asam Tambang Dapat Mencemari Lingkungan

redaksi
29 September 2019
Kategori : Sampah & Polusi
0
Air Asam Tambang Dapat Mencemari Lingkungan

FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Air Asam Tambang dapat melarutkan logam berat dan menyebabkan pencemaran lingkungan yang signifikan jika mengotori badan perairan umum.

Prof Dr Rudy Sayoga Gautama mengatakan, penyebab terjadinya Air Asam Tambang adalah reaksi antara mineral sulfida dengan oksigen dan air pada cebakan mineral atau endapan batubara sehingga menghasilkan air yang bersifat asam.

Karena itu, Air Asam Tambang merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan pertambangan mineral dan batubara. Menyikapi hal tersebut, Indonesian Network for Acid Drainage (INAD) bekerjasama dengan KK Teknik pertambangan FTTM ITB mengadakan Seminar Nasional dan Kursus Air Asam Tambang Ke-6 dan Pengelolaan Air Tambang di Indonesia yang diselenggarakan di Aula Barat ITB Kampus Ganesa, Rabu (18/9).

“Tujuan diadakan seminar dan kursus ini adalah sebagai ajang komunikasi dan berbagi pengalaman serta pemikiran tentang praktik maupun teknologi terkait dengan pengelolaan dan sistem penyaliran tambang,” ujar Prof Rudy seperti dikutip Itb.ac.id.

Air Asam Tambang harus dikelola dengan baik dan terencana agar pengaruhnya terhadap lingkungan dapat diminimalisir.

Menurut Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Muhamad Hendrasto, kekayaan alam Indonesia adalah aset dan sumber kehidupan bangsa dan negara. Karena jumlahnya terbatas, sehingga harus dikelola dan dipelihara untuk mewujudkan pemanfaatan yang lestari.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: ITBPencemaran LingkunganPertambangan Emas Skala KecilPolusi
Bagikan24Tweet11KirimKirim
Previous Post

Sekilas Sejarah Program RRI Gorontalo “Kabar Dari Alam”

Next Post

Survei Cekungan Bawah Laut di Indonesia

Postingan Terkait

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

8 Agustus 2026
UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

29 Juni 2026

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Next Post
Survei Cekungan Bawah Laut di Indonesia

Survei Cekungan Bawah Laut di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

NTT Earthquake: 45 Fatalities in Manggarai and East Manggarai Regencies

Gempa NTT, Korban Meninggal Dunia di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur 45 Orang

More Than 2,600 Buildings Damaged by Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

Gempa NTT, Mahasiswa KKN UMY di Manggarai Barat dan Timur Jadi Relawan Bencana

Gempa M 7,7 NTT Mengakibatkan 2403 Unit Rumah Rusak, Gempa Susulan 995 kali

Lebih Dari 1500 Bangunan Mengalami Kerusakan Akibat Gempa M 7,7 di NTT

AmsiNews

REKOMENDASI

Apa Itu Kriosfer, Penyebab Kenaikan Permukaan Laut

Siklon Tropis Senyar Meregenerasi di Dekat Kepulauan Anambas

Petugas Cegah Pengiriman Lima Ton Kepiting di Balikpapan

Merkuri di Tambang Rakyat Enam Provinsi Dibatasi

Arktik Dulunya Beku, Kini Menjadi Dunia yang Lebih Hangat

Kemenhub Periksa Garuda Indonesia dan Lion Mentari

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.