Menurut Bambang, dengan pendekatan ini kita bisa mendifinisikan apa saja yang akan dilakukan oleh konsorsium. Selain itu, usulan dari masing-masing pihak di dalam konsorsium dapat menjawab kebutuhan utama yang dibutuhkan oleh gugus tugas secara nasional.
Hal ini yang menjadi fungsi Kemenristek dalam memberikan dukungan penanganan Covid-19.
Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan, pihaknya terus melakukan inovasi dan teknologi melalui Task Force Riset & Inovasi Teknologi untuk penanganan Covid-19. Inovasi ini menghasilkan berbagai produk alat kesehatan buatan anak bangsa untuk mendukung percepatan penanganan pandemi tersebut.
BPPT, menurut Hammam, berupaya membangun ekosistem inovasi teknologi yakni produk alat kesehatan buatan lokal yang dibuat secara mandiri oleh industri nasional. Salah satunya adalah ventilator.
Selain itu, produk yang dikembangkan BPPT (1) Non-PCR diagnostic test Covid-19 dalam bentuk dipstick dan microchip, (2) PCR Test kit laboratorium uji PCR dan sequencing, (3) Sistem Informasi dan aplikasi kecerdasan buatan (AI). Selanjutnya, (4) Data whole genome Covid-19 origin orang Indonesia yang terinfeksi dan (5) sarana dan prasarana deteksi seperti penyediaan logistik kesehatan dan ekosistem inovasi dalam menangani pandemik covid-19.





Komentar tentang post