Sabtu, April 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peran Lebah Sebagai Layanan Untuk Membantu Penyerbukan Tumbuhan

redaksi
22 Oktober 2020
Kategori : Berita
0
Lebah Raksasa Temuan Wallace yang Diduga Telah Punah Terlihat di Tidore

Lebah madu spesies Apis mellifera (kiri) dibandingkan dengan lebah raksasa Wallace, Megachile pluto. FOTO: JW Porter-AC Messer/SCI-NEWS.COM

Darilaut – Peneliti lebah dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sih Kahono, mengatakan, jika diteliti peran lebah di alam sangat besar. Lebah bisa memberikan layanan kepada lingkungan, seperti membantu penyerbukan tumbuhan.

Jika populasi lebah berkurang maka penyerbukan otomatis akan terganggu dan tanaman tidak akan tumbuh dan berbuah dengan baik.

Melansir Prasetya.ub.ac.id, serangga-serangga yang ditemukan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dan yang lebih penting adalah bagaimana bisa dilestarikan.

Banyak masyarakat yang belum memahami peran serangga tersebut. Selama ini serangga dianggap sebagai hama yang harus dibasmi dan dimusnahkan.

Menurut Kahono, Indonesia sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbanyak, termasuk salah satunya adalah serangga.

Berbagai jenis serangga banyak ditemukan di Indonesia. Kahono mencontohkan lebah raksasa Wallace.

Lebah ini, salah satu dari 456 jenis lebah yang dapat ditemukan di Indonesia dan hanya ada di sejumlah pulau di Maluku Utara.

Lebah raksasa Wallace merupakan lebah terbesar di dunia dan tidak ditemukan di mana pun.

Menurut Kahono, perilaku lebah Wallace sangat unik. Lebah betina menggunakan resin dari tanaman seperti Anisoptera thurifera untuk membuat sarang di dalam sarang rayap Microcerotermes amboinensis.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Alfred Russel WallaceLebah RaksasaLIPIMaluku UtaraUniversitas Brawijaya
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Kredit Murah Perikanan Tangkap Kurang Diminati di Bitung

Next Post

Pekan Ini Indonesia Hadapi 3 Fenomena: La Nina, MJO dan Curah Hujan

Postingan Terkait

BMKG Prediksi ENSO dan Peluang El Nino Tahun 2026

ENSO Berada pada Fase Netral

11 April 2026
Hujan Masih Mendominasi Kondisi Cuaca Indonesia Hari Ini Hingga 19 Februari

Waspada Hujan Lebat di Masa Peralihan Musim

10 April 2026

Tanaman Sorgum Sebagai Sumber Gula Alternatif

Mahasiswa Prodi Psikologi UNG Finalis Kompetisi Internasional di Kuala Lumpur

Kemunculan AI Berpengaruh pada Pola Kerja di Ruang Redaksi

Mahasiswa UNG Tembus International Business Competition 2026 di Vietnam

Siklon Tropis Maila Akan Bergerak di Dekat Papua Nugini

Badai Tropis Sinlaku Terbentuk di Tenggara Guam

Next Post
Anomali Iklim La-Nina Sedang Berkembang

Pekan Ini Indonesia Hadapi 3 Fenomena: La Nina, MJO dan Curah Hujan

Komentar tentang post

TERBARU

ENSO Berada pada Fase Netral

Waspada Hujan Lebat di Masa Peralihan Musim

Tanaman Sorgum Sebagai Sumber Gula Alternatif

Mahasiswa Prodi Psikologi UNG Finalis Kompetisi Internasional di Kuala Lumpur

Kemunculan AI Berpengaruh pada Pola Kerja di Ruang Redaksi

Mahasiswa UNG Tembus International Business Competition 2026 di Vietnam

AmsiNews

REKOMENDASI

Pesut Terdampar di Bintan

Wali Kota Gorontalo: Waspada Cuaca Buruk

Diperlukan Kesungguhan dan Kesiapan Pencegahan Bencana

Dompet Dhuafa Distribusi Hewan Kurban di Perbatasan

20 Jenazah Korban Longsor Bandung Barat Telah Diidentifikasi

7 Prinsip Literasi Laut, Salah Satunya 80% Belum Dijelajahi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.