Secara paralel, negara-negara tersebut mendukung deklarasi regional tentang keanekaragaman hayati, mengakui ekosistem yang sehat sebagai fondasi ketahanan dan pembangunan berkelanjutan, serta berkomitmen untuk memperkuat berbagi data, pemantauan bersama, dan tindakan terintegrasi di seluruh sektor utama.
Negara-negara tersebut memperluas komitmen yang sama untuk mengatasi polusi udara, dengan fokus pada sektor-sektor seperti energi, transportasi, industri, dan pengelolaan badai pasir dan debu.
Portofolio investasi iklim dan ekologi regional juga dibentuk untuk memperluas akses ke pendanaan internasional untuk aksi lingkungan.
Skala tantangan lingkungan bersama di kawasan ini menggarisbawahi perlunya respons lintas batas.
Asia Tengah Rentan Dampak Perubahan Iklim
Asia Tengah termasuk di antara kawasan yang paling terdampak oleh polusi udara, yang menyebabkan 65.000 hingga 71.000 jiwa meninggal sebelum waktunya di kawasan ini setiap tahun.
Beberapa negara di kawasan ini termasuk dalam 30 negara paling tercemar di dunia. Asia Tengah juga merupakan salah satu pusat utama kebocoran metana di dunia, yang menghadirkan peluang signifikan untuk mengurangi emisi melalui Observatorium Emisi Metana Internasional UNEP dan Sistem Peringatan dan Respons Metana.




