Eko mencontohkan, pasar modal akan terkoreksi dan merambat pada finansial sektor, maka tekanan pada consumption akan terganggu.
Saat ini, kita berada pada rangkaian krisis global. Rangkaian itu utamanya ketidakpastian. Dimulai dari perang dagang China dengan AS dan menurunnya kegiatan ekonomi global.
“Kalo terjadi krisis yang merata, kita pasti tidak bisa terhindar, karena ekspor impor masih menjadi yang terpenting. Antisipasi terhadap hal itu harus kita pikirkan,” ujarnya.
Langkah Pemerintah
Menurut Eko, respon pemerintah/stimulus masih terlalu umum diberikan. Bagaimana kita mengantisipasi lebaran, logistik harus disiapkan, cek gudang-gudang dan bagaimana kondisi saat ini.
“Kalo itu aman kita bersyukur. Kalau tidak, maka akan berdampak pada inflasi. Dampaknya bisa melebihi kenaikan listrik dan BBM,” ujarnya.
Yang harus segera dilakukan pemerintah adalah mengamati pergerakan inflasi. Inflasi jangan sampai tidak terkendali. Pemerintah harus meyakinkan masyarakat agar tidak panik.
“Apabila inflasi tidak terkendali maka efeknya luar biasa. Jangan sampai bergejolak, tingkat bunga akan mengikuti. Jika itu terjadi maka domino effectnya akan lebih parah lagi,” kata Eko.
Hal lain yang harus dilakukan pemerintah, adalah melakukan operasi pasar. Masyarakat harus diyakinkan bahwa lonjakan harga utamanya makanan dan minuman menjadi komponen penting.





Komentar tentang post