Bangladesh mengumumkan tujuan ambisiusnya untuk memperluas tutupan pohon hingga seperempat luas daratannya pada tahun 2030.
Sementara itu, Kazakhstan merayakan kembalinya kuda Przewalski setelah absen selama 200 tahun. Hewan-hewan tersebut, yang dianggap sebagai kuda liar terakhir di dunia, diambil dari dua kebun binatang Eropa untuk dilepaskan ke alam liar sebagai bagian dari upaya memulihkan padang rumput Kazakhstan.
4. Seniman, Musisi dan Aktor Menyuarakan Dukungan Terhadap Aksi Lingkungan
Kota-kota di seluruh dunia menggunakan seni untuk menarik perhatian akan pentingnya hubungan manusia dengan alam.
Di beberapa kota di Kerajaan Arab Saudi, yang menjadi tuan rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia, gedung-gedung berkilauan dengan lampu hijau dan pertunjukan drone menerangi langit. Brussels, Belgia menerangi balai kotanya dengan warna hijau, dan Swiss juga mengubah pancaran air ikoniknya dari Danau Jenewa menjadi hijau.
Seattle meluncurkan salah satu koleksi seni jalanan terbesar di Amerika Utara, termasuk mural paus bungkuk selebar 200 meter karya seniman Meksiko Adry del Rocio.
“Laut sangatlah penting, dan seringkali kita melupakannya,” kata del Rocio. “Jika satu makhluk hidup mati, seluruh ekosistem akan rusak.”
Sementara Seattle merayakan statusnya sebagai kota restorasi teladan, enam kota baru yang membentang dari Afrika hingga Amerika Latin bergabung dengan proyek Kota Restorasi Generasi UNEP yang menggunakan solusi berbasis alam untuk meningkatkan restorasi ekosistem.




